Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Kepala Inspektorat Kab. Madina Diduga Pembohong

Panyabungan ׀ suarabutuhnasional.com - Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Drs. Marwan Bakti Siregar diduga pembohong, pasalny...



Panyabungan ׀ suarabutuhnasional.com - Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Drs. Marwan Bakti Siregar diduga pembohong, pasalnya kepada aliansi jurnalis dan aktivis Madina, Drs. Marwan Bakti Siregar menjelaskan sudah ada sebelas kasus dugaan korupsi dana desa dalam proses penyidikan di Kejari Madina.

Seperti Desa Pasar Batahan yang sudah masuk tahapan penyidikan dan bahkan dalam waktu dekat ini akan penetapan tersangka. Tiga desa di Kecamatan Muara Batang Gadis sedang proses juga di Kejari Nadina diduga kerugian negara lebih kurang Rp.200.000.000/desa. Jika perlu informasi lebih lanjut silahkan kompirmasi ke kejaksaan,”kata Inspektorat  Kab Madina Drs Marwan Bakti Siregar.

Di bagian lain dia juga menjelaskan enam desa di Kecamatan Pakantan juga sedang dalam penyidikan di Kejari Madina, hal itu disampaikan Inspektorat Kab. Madina Drs Marwan Bakti Siregar menjawab wartawan saat audensi aliansi jurnalis dan aktivis Madina,.Senin (11/11/2019) lalu.

Sementara itu, Kejari Madina melalui Kasi Intel Aditia Cristian Taringan SH dalam audensi dengan aliansi jurnalis dan aktivis Madina, Rabu (13/11/2019) di ruangan Kejari membantah penjelasan Inspektorat Kab. Madina Drs Marwan Bakti Siregar.

Itu tidak benar, yang benar adalah pengaduan kelompok masyarakat terkait sembilan desa di Kecamatan Muara Sipongi dan Kecamatan Pakantan ke Kejasaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) kemudian dilimpahkan ke Kejari Madina dan setelah dilakukan pengumpulan bukti dan keterangan (pulbaket), maka empat desa dinyatakan ditingkatkan ke tahapan penyelidikan.ke empat desa itu terdiri dari tiga desa di Kecamatan Pakantan dan satu desa di Kecamatan Muara Sipongi. Kata Aditia Cristian Taringan SH selaku Kasi Intel di Kejari Madina.



Dalam hal ini koordinator LSM Pelopor Madina Yakub Lubis menanggapi bahwa Inspektorat Kab. Madina Drs. Marwan Bakti Siregar telah jadi pembohong karena terbukti sewaktu audensi ke ruangan Kejari Madina.

Padahal begitu banyak laporan temuan penyimpangan dana desa satupun belum ada yang diproses padahal inspektorat adalah Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) masih mandul,”pungkasnya. (sl)

No comments