Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


ADD dan DD Tarutung Panjang Kecamatan Naga Juang KurangTransparan dan Diduga Tumpang Tindih

Panyabungan | suaraburuhnasional.com - Dana Desa Tarutung Panjang Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal diduga keras tumpang tin...



Panyabungan | suaraburuhnasional.com - Dana Desa Tarutung Panjang Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal diduga keras tumpang tindih dan kurang trasparan.sewaktu Koordinator LSM Pelopor dan tim media suaraburuhnasional.com mendengar informasi bahwa Desa Tarutung Panjang kurang transparan kepada masyarakat tentang penggunaan ADD dan DD pada tahun anggaran 2019.

Mendengar informasi dari masyarakat tersebut LSM Pelopor bahwa pembangunan jalan  menuju Desa Tarutung Panjang diduga keras tumpang tindih, karena jalan tersebut adalah bangunan dari pemerintah tingkat dua sebelumnya.

Dan menurut pantauan di lapangan kepala desa tersebut kurang terbuka kepada masyarakatnya tentang kemana dipergunakan dana desa tersebut.maupun kepada tim media karena kepala desanya pun sangat sulit untuk dijumpai .

Sewaktu Koord LSM Pelopor dan wartawan media suaraburuhnasional.com baru-baru ini ingin menjumpai kepala desa, namun kepala desa enggan untuk berjumpa dan menghindar untuk lari karena kepala desa melihat kedatangan kedua tim sosial control tersebut, menurut keterangan LSM Pelopor ingin mengkomnfirmasi tentang pengaduan masyarakat.

Padahal menurut Undang Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), seharusnya kepala desa harus terbuka, namun kepala desa tidak mau untuk dijumpai.

Mengingat kurang transparannya tentang penggunaan ADD dan DD karena satupun tidak ada papan informasi berapa anggaran bangunan tersebut dan APB Desa pun tidak dapat ditemukan, padahal masyarakat pun ingin mengetahui kemana anggaran dana tersebut di peruntukkan.

Karena anggaran DD dan ADD setiap tahunnya mencapai ratusan juta rupiah, namun masyarakat Desa Tarutung Panjang banyak yang tidak mengetahuinya. Mengingat undang undang dana desa yang dikucurkan pemerintah pusat ke desa adalah pembangunan inperstruktur supaya masyarakat mudah untuk membuka lahan pertanian .

Namun di Desa Tarutung Panjang bangunan PU dibangun oleh dana desa, sehingga diduga keras menghamburkan uang negara atau boleh dikatakan kurang tepat guna, dan menurut temuan LSM Pelopor Desa Tarutung Panjang mempunyai BUMDES namun banyak masyarakat kemana uang BUMDES tersebut dipergunakan.

Menurut peraturan Bupati Mandailing Natal Nomor 13 Tahun 2017 pengelolaan keuangan desa itu harus selesai satu tahun anggaran pada tanggal 31 Desember, namun Kepala Desa Tarutung Panjang tidak tahu kemana dianggarkan lagi dana desa, sehingga terjadinya bangunan tumpang tindih, padahal masyarakatnya sangat membutuhkan seperti jalan menuju kebun dan sawah. (SL)

No comments