Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


DLH Kab Madina Buang Sampah Semau Hatinya

Panyabungan ׀ suaraburuhnasional.com - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mandailing Natal membuang sampah semaunya di jalan ...



Panyabungan ׀ suaraburuhnasional.com - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mandailing Natal membuang sampah semaunya di jalan menuju Tempat Penampungan Akhir (TPA) Desa Batang Gadis Julu Kec Panyabungan Timur.

Dari Pantauan awak media pada Jum'at (06/12/2019) di lapangan terlihat truck pengangkut sampah membongkar muatannya tersebut di persimpangan menuju lokasi TPA.

M Ayub Siregar (41) Warga Desa Batang Gadis Julu Kec Panyabungan Barat yang juga pemilik lahan kebun bersebelahan dengan TPA mengeluhkan akibat tidak tertatanya pembuangan sampah di TPA mengakibatkan tersumbatnya parit saluran air yang membatasi TPA dengan lahan pertanian warga sehingga mengakibatkan seringnya banjir di lahan pertanian dan perkebunan warga.

Ayub Siregar (41) juga menjelaskan akibat dari seringnya lahan pertanian mereka tergenang oleh air dari sampah yang ada mengakibatkan kerusakan pada tanaman Kelapa dan Kakao (Coklat) yang ada di lahan pertanian mereka.

Sementara itu, Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Kab Mandailing Natal M Syawaluddin yang turun langsung meninjau lokasi TPA juga menyaksikan langsung tumpukan sampah yang di buang seenaknya oleh Dinas Lingkungan Hidup sehingga berpengaruh terhadap lahan perkebunan warga.

M Syawaluddin sangat menyesalkan sikap DLH Kab Madina yang membuang sampah seenaknya saja, Syawaluddin meminta kepada Bupati Madina agar segera mencopot Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang tidak memiliki hati nurani dimana akibat sikapnya membuang sampah seenaknya mengakibatkan lahan pertanian warga rusak sehingga tanaman warga tidak dapat di panen lagi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Madina Kasmir Spd yang dihubungi melalui telpon selular mengatakan sedang sibuk membersihkan sampah di Puncak Muhassabah karena mau menyambut tamu, dan akan melihat keadaan TPA di Desa Batang Gadia Julu.

Saat ditanya apakah ada rasa tanggung jawab dari DLH terhadap kerugian yang diderita warga petani akiabat rusaknya tanaman petani dampak dari sampah, Kasmir menjawab tidak ada. Dan ini akan kita tinjau lagi nanti serta saat ini sedang kita usahakan membahasnya di DPRD sebut Kasmir. (Mn)

No comments