Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Dua Aktivis Madina, Desak Pemerintah Melalui Pertamina Agar Berikan Tindakan Pada SPBU 14229323

Madina | suaraburuhnasional.com - Sejumlah masyarakat di Kecamatan Siabu, Kabupateb Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan karena sulit men...



Madina | suaraburuhnasional.com - Sejumlah masyarakat di Kecamatan Siabu, Kabupateb Mandailing Natal (Madina) mengeluhkan karena sulit mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar di Stasiuan Pengisian Bahanbakar Umum (SPBU) 14229323 di jalan lintas sumatera Kelurahan Simangambat.

Rahman Simanjuntak aktivis muda mengatakan saat dimintai tanggapannya terkait langkanya BBM bersubsidi di SPBU 14329323, Minggu (30/11) mengatakan, warga amat kesulitan mendapatkan premium bersubsidi di SPBU tersebut. Dan, kejadian itu sudah cukup lama terjadi dalam satu tahun ini. Akibatnya, warga pasrah dan membeli premium juga solar dari pedagang eceran dengan harga yang mahal, Rp 10 ribu perliter paling yang ada di SPBU hanya jenis pertalite itupun sering kehabisan.

Rahman juga mengatakan, beberapa bulan ini ia hanya bisa mendapatkan pertalite di SPBU Simangambat, kalau berharap premium, harus mau ikut antrian dini hari. Karena, premium biasanya diisi tengah malam hingga dini hari.

Atas kondisi tersebut, kami pengguna BBM bersubsidi berharap, Pemerintah melalui Pertamina supaya memberikan tindakan kepada SPBU 14229323 Simangambat.  hasil pantauan pengisian BBM bersubsidi di SPBU Simangambat hampir setiap hari dilakukan, dan pengisiannya dikerjakan pada tengah malam hingga dini hari, ratusan jerigen pun terlihat berjejer di kran pengisian jenis premium dan solar. SPBU Simangambat diduga telah melanggar Permen Nomor 18 Tahun 2013 tentang penggunaan bahan Bakar minyak dan konsumen pengguna,”ujar Rahman.

Di tempat yang berbeda, Ketua LP-KPK Madina Fahrizal Sabdah Lbs saat dikonfirmasi, juga mengatakan Pertamina harusnya bertindak, jangan dibiarkan kejadian ini, kasihan warga miskin yang setiap hari memerlukan premium untuk kendaraan dan sebagian warga juga butuh solar untuk kegiatan usaha bengkel, kilang padi, dan sebagainya.

Karena ada indikasi permainan di SPBU itu, Pertamina kami harap segera turun dan memberikan tindakan,” harapnya. (Mn)

No comments