Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


Terkait Penelantaran Anak, Ketua Komnas LPA Minta DPRD Madina Panggil Kades Huta Toras

Panyabungan ׀ suaraburuhnasional.com - Terkait penelantaran anak yang menimpa Azril Haikal Lubis (1,7) tahun, hasil hubungan gelap oknum K...



Panyabungan ׀ suaraburuhnasional.com - Terkait penelantaran anak yang menimpa Azril Haikal Lubis (1,7) tahun, hasil hubungan gelap oknum Kades Huta Toras, RSL dengan Lenni Martina (31) warga desa Huta Dolok Kecamatan Pakantan Kabupaten Mandailing Natal.

Sebelumnya Lembaga Perlindungan Anak Mandailing Natal sudah melayangkan surat pengaduan ke Polres Madina bernomor, 025/LP/LPA  - MDN/XI/2019 Perihal; Laporan Pengaduan Tentang Adanya Penelantaran Anak, pada hari Jum'at yang lalu (29/11/2019).

Namun sampai saat ini belum ada panggilan dari Polres Madina terhadap RSL, Oknum Kades Huta Toras Kecamatan Pakantan tersebut. Korban Azril Haikal Lubis bersama Ibunya Lenni Martina kembali mendatangi Lembaga Perlindungan Anak Mandailing Natal (Madina), Kamis (5/12/2019).

Kepada media, Lenni Martina mengharapkan, pertanggungjawaban RSL agar menikahi dan menafkahi sebagaimana selayaknya secara manusiawi, dan  juga meminta agar RSL mengakui Azril Haikal Lubis sebagai anaknya,"ucap Lenni.

Sementara Ketua Komnas Lembaga Perlindungan Anak Mandailing Natal, Erwin Syah Pasaribu meminta kepada DPRD Madina agar memanggil oknum Kades Huta Toras Kecamatan Pakantan, RSL.

Masih Erwin, saya juga meminta Polres Madina agar secepatnya memanggil dan memproses oknum kades Huta Toras Kecamatan Pakantan tersebut.

Sekali lagi saya meminta instansi terkait agar secepatnya menyelesaikan masalah ini, karena kasus ini telah menodai kabupaten Mandailing Natal yang merupakan Serambi Mekkahnya Sumatera Utara dengan semboyan "Negeri Beradat Taat Beribadat",kata Erwin Syah Pasaribu. (SL)

No comments