Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Tanah Milik Alm H. Ahmad Dahlan Nasution Diduga Puluhan Tahun Dikuasai Ruspin Dirut PDAM Tirta Silau Piasa

Asahan | suaraburuhnasional.com - Sebidang tanah yang terletak di Jalan Panglima Polem Ujung, Kelurahan Tebing Kisaran Kecamatan Kota Ki...



Asahan | suaraburuhnasional.com - Sebidang tanah yang terletak di Jalan Panglima Polem Ujung, Kelurahan Tebing Kisaran Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan milik dari keluarga ahli waris Almarhum H. Ahmad Dahlan. Nasution diduga dikuasai oleh Ruspin Arif, merupakan Direktur Utama PDAM Tirta Silau Piasa (TSP) Kabupaten Asahan.

Pihak ahli waris pemilik sebidang tanah tersebut meminta agar Dirut PDAM Tirta Silau Puasa untuk mengembalikan status tanah warisan orang tua mereka. Hal ini disampaikan Ikhwan Dahlan Nasution, merupakan ahli waris atau anak kedua dari Alm. H. Ahmad Dahlan Nasution, yang didampingi sejumlah keluarganya, saat bertemu dengan wartawan, Jumat (21/02/2020) sekira pukul 15.10 WIB.

"Ini tanah atok kami, tetapi sudah hampir 10 tahun lebih dikuasai secara sepihak oleh si Ruspin (Dirut PDAM Tirta Silau Piasa). Rumah - rumah yang ada disini bayar sewa sama si Ruspin. Malah itu di ujung ada galian pasir. Pengakuan si Ruspin di saat para Anggota DPRD (Asahan) meninjau lokasi galian pasir, Ruspin mengatakan hasil galian pasir sekitar Rp400 ribu masuk ke kas Koperasi PDAM," ujar Ikhwan Dahlan Nasution.

Kemudian Ikhwan mengisahkan kembali, lahan seluas 12 rante itu, dahulunya dipinjamkan kepada Dirut PDAM TSP sebagai jalur pipa. Dan bukti peminjaman tersebut masih ada disimpan hingga saat ini.

"Ini dia bukti surat peminjaman, di buat Tahun 1939. Dirut yang lama, Drs H Amir Ali juga sudah membuat surat pernyataan yang menyebut ini lahan keluarga kami, bukan lahan milik PDAM ataupun milik Pemkab Asahan. Masih banyak lagi bukti bukti surat untuk menguatkan ini," terang Ikhwan sembari menunjukkan surat pajak atas lahan tersebut kepada awak media.

Bahkan, atas permasalahan ini, Bupati Asahan terdahulu Alm. H Taufan Gama Simatupang MAP sudah mengakui kalau SKT (Surat Keterangan Tanah) atas nama PDAM TSP di zaman Dirut sebelumnya Amir Ali itu tidak mempunyai dasar. "Di saat almarhum (Buya) H.Taufan Gama Simatupang masih hidup. Kepada Almarhum Bupati Kabupaten Asahan H.Taufan Gama Simatupang, juga pernah kami tunjukkan semua bukti - bukti kalau tanah itu milik keluarga kami. Pada saat itu Almarhum Bupati Asahan H. Taufan Gama Simatupang pernah mengatakan, abang tanya sama Amir Ali, dari mana dasarnya dia buat SKT. Almarhum Bupati Asahan H. Taufan Gama. Simatupang juga pernah berpesan saat itu kepada kami para ahli waris, biar permasalahan tidak terulang, baiknya diselesaikan lewat pengadilan. Tetapi setelah beliau meninggal, si Ruspin ini coba bermain api, mau menguasai secara pribadi," ungkap Ikhwan.




Gilanya lagi, masih dari Ikhwan, meski Pengadilan telah mengesahkan kalau tanah tersebut benar milik keluarganya, namun Ruspin Arif, selaku Dirut PDAM TSP memaksa dan masih mengajukan Kasasi. "Kami sudah laporkan si Ruspin ke Polres Asahan, Karena di Kasasinya itu, dibilangnya ayah kami mantan karyawan PDAM. padahal ayah kami itu veteran. Kami minta bantuan Bupati Asahan H. Surya, B.Sc untuk membantu kami menyelesaikan masalah ini secepatnya. Diduga ini permainan kotor si Ruspin sama mantan karyawannya, si Ishak Lubis. Diduga mereka berdua mendapatkan hasil uang kontrakan rumah - rumah di sini, dan hasil galian pasir. Kalau memang milik PDAM Tirta Silau Piasa atau milik Pemkab Asahan semestinya masuk Kas Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi kenyataannya diduga tidak demikian. Karena bukan aset daerah," tegas Ikhwan mengakhiri.

Di waktu dan lokasi terpisah, Ruspin Arif, Dirut PDAM Tirta Silau Piasa hendak dikonfirmasi oleh awak media melalui sambungan selulernya, dan nomor Hp miliknya diduga sedang tidak aktif hingga berita ini dikirimkan ke redaksi. (Indra Sibarani)

No comments