Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Terkait Dana Publikasi, Aliansi Wartawan Lakukan Aksi Protes

Labusel ǀ suaraburuhnasional.com - Aliansi wartawan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Senin (10/...



Labusel ǀ suaraburuhnasional.com - Aliansi wartawan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Senin (10/2/2020), terkait dana publikasi TA (Tahun Anggaran) 2018-2019 yang dinilai sarat dengan penyelewengan.

“Kami minta pertanggung jawaban Sekdakab Labusel terkait dana Publikasi Tahun 2018-2019 yang kami duga sarat dengan penyelewengan,” kata Khoirunnas Harahap, S.Pd dalam orasinya.

Aksi tersebut nyaris ricuh disebabkan insan pers dilarang masuk untuk menjumpai Sekdakab Labusel. Aksi pun tidak terbendung puluhan wartawan berhasil menerobos pintu gerbang masuk ke Kantor Bupati. Sampai di Kantor Bupati, puluhan insan pers tidak berhasil menemui Setdakab Labusel dan pintu masuk ke ruangan Setdakab pun dikunci.

Karena tidak puas wartawan selanjutnya mencoba masuk melalui pintu yang lain, namun tidak bisa masuk karena Satpol PP terlebih dahulu menghalau agar puluhan kuli tinta itu tidak masuk ke dalam.

Awalnya, menurut Kapolsekta Kotapinang, Darwin Ginting, Bupati dan Sekda berada di luar kantor dikabarkan mengikuti Musrembang di Kecamatan Sungai Kanan, namun setelah dikonfirmasi ternyata Sekda tidak berada di Kecamatan Sungai Kanan. Diduga kuat Zulkifli bersembunyi dan memberi informasi palsu kepada massa pendemo dari kalangan insan pers.

Massa mengancam jika Zulkifli, sebagai Sekda Labusel tidak mau menemui massa, maka akan ada aksi selanjutnya dan akan membongkar dugaan-dugaan penyalahgunaan wewenang sewaktu menjabat sebagai Plt Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.

Porkot Pulungan selaku Koordinator Lapangan dalam orasinya menyampaikan agar Sekdakab, Zulkifli segera menyalurkan dana publikasi sebesar Rp. 815.335.000,- dan mengklarifikasi pertanggungjawaban dana publikasi yang diduga sudah dicairkan dari anggaran yang diajukan di APBD 2019 sebesar Rp. 2,4 Milyar lebih.

“Kami minta Sekda Zulkifli mau datang menjumpai kami untuk menjelaskan dana publikasi Rp. 2,4 Milyar Tahun 2019, kami tidak butuh perwakilannya, yang kami butuhkan Sekda agar permasalahan ini jelas,”kata Porkot Pulungan saat berorasi di Kantor Bupati, di Desa Sosopan, Kotapinang.




Sesuai temuan BPK RI, kata Porkot bahwa dana publikasi wartawan ditemukan sebesar Rp.1,6 Milyar dari Rp.2,4 Milyar dari anggaran yang diajukan Tahun 2019. Aksi massa insan pers Labusel oleh Porkot Pulungan selaku Koordinator Lapangan dan sebagai Kordinator Aksi Darman Harahap tidak berhasil menemui Sekda.

Massa pun bergerak ke Kantor DPRD Labusel, dan diterima Wakil Ketua, H. Zainal Harahap. Sebelumnya, sempat terjadi aksi saling dorong di Pintu masuk Kantor DPRD, antara massa dengan Polisi dan Satpol PP.

DPRD berjanji akan menggelar RDP terkait tuntutan tersebut dan akan memanggil Sekdakab, Humas dan Diskominfo pada Kamis (13/2/2020) mendatang. Akhirnya, massa pun membubarkan diri dengan tertib dan kondusif. (Ahyar)

No comments