Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Diduga Pengelola Tambang Ilegal Catut Nama Polres

Panyabungan ǀ suaraburuhnasional.com - Kegiatan penambangan emas ilegal dengan menggunakan alat berat jenis excavator (beko) di sepanjan...



Panyabungan ǀ suaraburuhnasional.com - Kegiatan penambangan emas ilegal dengan menggunakan alat berat jenis excavator (beko) di sepanjang aliran Sungai Batang Natal di Kecamatan Batang Natal kian menimbulkan kerusakan alam.

Para pengusaha penambangan emas ilegal ini semakin berani merusak alam Mandailing Natal, seperti halnya diakui MSR diduga pengelola tambang ilegal di Desa Ampung Padang, Kec Batang Natal, Kab Madina, mereka berani melakukan penambangan emas ilegal karena telah memberikan upeti kepada penegak hukum dalam hal ini Polres Madina.

Seperti telah dilansir pada beberapa media online pada Jumat (13/3/2020), pencatutan keterlibatan aparat penegak hukum dalam memback up kegiatan tambang emas ilegal di Desa Ampung Padang dan Dusun Jambur Torop Desa Parlampungan Kec Batang Natal Kab Mandailing Natal.

Dengan beredarnya pemberitaan tentang keterlibatan aparat penegak hukum dalam melindungi tambang ilegal membuat keprihatinan bagi sosial control di Kab Mandailing Natal, seperti disampaikan Sekertaris Laskar Merah Putih Kab Madina Rudi Faisal, Sabtu (14/3/2020).



Sebaiknya jajaran Polres Madina segera melakukan tindakan terhadap bos tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat jenis beko sepanjang aliran sungai batang natal agar tidak menjadi sebuah mala petaka bagi warga di hilir sungai. Sebut Rudi Faisal.

Karena dari informasi yang dihimpun bos tambang emas ilegal ini berasal dari luar Kabupaten Mandailing Natal, dan ini selalu mengatas namakan masyarakat kecil yang cari makan,”tegas Sekertaris LMP Kab Mandailing Natal Rudi Faisal. (Mn)

No comments