Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


Terkait Pembangunan Dana Desa, Mantan Kades Batang Bulu Baru Diminta Berikan Penjelasan

Palas ǀ suaraburuhnasional.com - Ketika awak media online ini mengkonfirmasi Camat Barumun Selatan Sakti Hasan S.Sos di kantor Camat Bar...



Palas ǀ suaraburuhnasional.com - Ketika awak media online ini mengkonfirmasi Camat Barumun Selatan Sakti Hasan S.Sos di kantor Camat Barumun Selatan, Senin (23/3/2020) mengatakan, telah memanggil Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Batang Bulu Baru yang dihadiri Ketua BPD dan tiga orang Anggota BPD.

Dalam pertemuan itu Camat mengkoordinasikan kepada empat orang BPD Batang Bulu Baru guna memanggil mantan Kades (Alamsyah.red) untuk meminta keterangan tentang kegiatan bangunan Dana Desa Pembangunan Saluran Air Bersih yang tidak selasai sampai saat ini.

Yang membuat warga masyarakat merasa kecewa, karena air bersih sangat dibutuhkan sebagai sumber kehidupan. Ditambah lagi pengadministrasian (SPJ) kegiatan Tahun 2019 yang juga merupakan tanggungjawab mantan Kades, karena hal ini akan menghambat pengajuan Dana Desa Tahun 2020.

Untuk itu diminta kepada Bupati Padang Lawas melalui Inspektorat Kabupaten meninjau tentang Dana Desa Batang Bulu Baru yang bermasalah ini agar masyarakat bisa tenang dan dapat melanjutkan pembangunan di tahun berikutnya.

Seperti berita di edisi terdahulu, bahwa pembangunan saluran air bersih dan pembuatan kolam penampung air di Gunung Barani diduga tidak sesuai RAB-DD, karena kegiatan tersebut tidak selesai penanaman pipanisasi sehingga air belum mengalir ke rumah Warga, yang membuat masyarakat sangat kecewa.

Menurut pantauan wartawan media online ini di lapangan memang benar pipa air bersihnya belum selesai tersambung tepatnya di pinggir jalan poros Desa Gunung Intan dan Desa Gunung Barani Kec. Barumun Selatan.

Sesuai dengan informasi yang diberikan Pengurus Ormas Joko Tingkir bahwa kolam penampungan mata air tersebut diduga tidak sesuai ukurannya  dengan yang di RAB-DD, ditambah lagi pembangunan jalan setapak dengan rabat beton sekitar 140 Meter tidak dikerjakan diduga fiktif.

Hal ini didapat dari rekaman percakapan Pak Joko (Ewn) dengan Camat Barumun Selatan melalui handphone. (Tim)

No comments