Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Wali Kota Tebing Tinggi Pimpin Rapat Pencegahan Covid - 19

Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com - Berdasarkan hasil keputusan rapat segenap pimpinan OPD jajaran Pemko Tebing Tinggi yang dipim...



Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com - Berdasarkan hasil keputusan rapat segenap pimpinan OPD jajaran Pemko Tebing Tinggi yang dipimpin langsung Wali Kota Tebing Tinggi, Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM, Senin (16/3/2020) di Balai Kota Tebing Tinggi menyikapi untuk pencegahan virus Covid-19 di sepakati beberapa keputusan yang akan segera di tuangkan dalam SK Walikota Tebing Tinggi sebagai berikut :

1. Para siswa dari tingkat PAUD, TK, SD dan SMP di Kota Tebing Tinggi akan di liburkan selama 14 hari mulai 18 - 31 Maret 2020, kecuali yang sedang mengikuti Ujian Nasional. Kepada sekolah - sekolah untuk sementara tidak di perkenankan untuk melakukan kegiatan pengumpulan siswa - siswa untuk melakukan kegiatan temu pisah, study tour atau study wisata.

2. Untuk sistem informasi resmi Pemko Tebing Tinggi telah membuka call center untuk masyarakat yakni 119 pada Dinas Kesehatan dan 112 pada Dinas Kominfo untuk memperoleh informasi yang sebenarnya.

3. Pemko Tebing Tinggi hanya memperkenankan penyampaian informasi kepada publik tentang virus Covid-19 hanya dr. H. Nanang Fitra Aulia, Sp.PK selaku Kadis Kesehatan Tebing Tinggi, yang senantiasa berkordinasi dengan Pemerintah Pusat.

4. Kepada pejabat lainnya di instruksikan Wali Kota tidak diperkenankan memberikan informasi tentang kejadian virus Covid-19 di Tebing Tinggi. Hal ini untuk menghindari informasi Hoax yang banyak tersebar di medsos dan media lainnya.





5. Kantor di lingkungan Pemko Tebing Tinggi terutama instansi pelayanan umum tidak ada yang libur dan tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat, hanya Museum serta Dinas Perpustakan yang di tutup dan tidak memberikan pelayanan.

6. Kepada ASN di lingkungan Pemko Tebing Tinggi untuk sementara tidak melaksanakan apel pagi dan sore, hanya hari Senin saja dan absensi dilakukan manual.

7. Para ASN di perkenankan tidak masuk ke kantor jika kondisi kesehatannya tidak baik dan OPD diharapkan untuk menyiapkan alat deteksi panas dan memeriksa kondisi pegawainya setiap masuk kerja pagi. (Alfian Haris)

No comments