Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Danyonmarhanlan I Hadiri Rapat Evaluasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Medan | suaraburuhnasional.com - Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I Mayor Marinir Farick M.Tr.Opsla hadiri ...



Medan | suaraburuhnasional.com - Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I Mayor Marinir Farick M.Tr.Opsla hadiri rapat evaluasi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan di Gedung PKK Kota Medan, JL. Rotan Proyek Petisah, Petisah Tengah, Kec. Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara. Senin (20/04/2020) pagi.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si dan diikuti dikuti segenap pimpinan Forkopimda Sumatera Utara dan pimpinan organisasi perangkat daerah.

Dalam rapat tersebut dibahas tentang rencana penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penetapan rumah sakit rujukan, evaluasi penerapan sosial distancing dan physical distancing, serta proyeksi dan trayektori dampak sosial ekonomi akibat Virus Korona atau Covid-19.

Hadir dalam rapat tersebut Plt. Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si, Ketua DPRD Kota Medan Hasyim Wijaya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, Ketua PN Medan Sutio Jumagi Akhirno, M.Hum, Kajari Medan Dwi Setyo Budi Utomo S.H.,M.H, Danlanud  Soewondo Medan Kolonel Pnb Meka Yudanto, S.Sos., M.A.P, Dandim 0201 BS, Kol. Inf. Roy Hansen J. Sinaga, Dandenpom 1/5, Letkol. CPM Anggun Hendryantoro, Danyon Marhanlan I Belawan, Mayor Marinis Farick, Wakil Ketua DPRD Medan, H. Rajudin Sagala, Kepala OJK Regional Sumbagut Yusuf Ansori, dan Ketua MUI Kota Medan, unsur OPD Eselon II kota Medan serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Plt. Wali Kota Medan Ir. Akhyar Nasution. M.Si mengimbau dan menegaskan kepada seluruh tempat pelayanan umum untuk tidak menyediakan kursi dan meja di ruang tunggu. Sehingga masyarakat tidak berlama-lama berada di tempat tersebut, dengan demikian social distancing dan physical distancing dapat diterapkan serta upaya dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona dapat terwujud.

“Semua tempat pelayanan umum salah satunya warung, cafe dan tempat berkumpul lainnya, tidak boleh menyediakan kursi dan meja. Yang berjualan silahkan asalkan makanannya di take away. Tidak ada tempat nongkrong lagi, begitu juga tempat pelayanan umum lainnya semua tidak ada kursi tunggu,” ujar Akhyar dengan tegas.






Selain itu Akhyar juga menegaskan berdasarkan perkembangan kasus yang terjadi, saat ini Kota Medan dibagi dalam 3 zona yaitu zona merah, zona kuning dan zona hijau. Masing-masing zona tersebut sangat dinamis yang berarti sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan perkembangan virus tersebut.

Lebih lanjut Akhyar menjelaskan untuk semua pasar yang ada di Kota Medan baik milik pemerintah maupun swasta agar membedakan antara pintu masuk dan pintu keluar. Di setiap pasar juga wajib menyediakan tempat cuci tangan dibeberapa titik dan semuanya wajib menggunakan masker, sehingga dapat meminimalisir penularan virus Corona melalui sentuhan," pungkas Akhyar. (Nelson Siregar)

No comments