Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Dianggap Mampu, 21 Peserta PKH Desa Pekan Tanjung Beringin Berharap Kembali Terdaftar

Tanjung Beringin | suaraburuhnasional.com - Sebanyak 21 peserta yang ikut dalam Proram Keluarga Harapan (PKH) diminta agar mengundurkan ...



Tanjung Beringin | suaraburuhnasional.com - Sebanyak 21 peserta yang ikut dalam Proram Keluarga Harapan (PKH) diminta agar mengundurkan diri dari peserta PKH.  Peserta yang terkena seleksi penghapusan keanggotaan PKH tersebut adalah warga Dusun XV Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Sebelumnya dalam penghapusan keanggotaan PKH tersebut, peserta PKH mesti sadar dan bersedia menanda tangani surat pengunduran diri sebagai peserta PKH. Sekaligus menjelaskan secara tertulis sangsi ancaman pidana, apa bila warga yang ikut peserta PKH ternyata sebagai keluarga mampu. 

Selanjutnya pendamping PKH Tanjung Beringin Nurdin Suraiya kepada awak media, mengatakan melalui via telpon seluler membantah adanya unsur paksaan, semua peserta yang mengundurkan diri berdasarkan kesadaran sendiri dengan melakukan pertemuan untuk menjelaskan aturan dan ketentuan peserta PKH yang tidak lagi berhak menerima bantuan PKH.

"Kita sudah melakukan pertemuan dengan semua peserta penerima bantuan PKH tepatnya di bulan November 2019 dan mensosialisasikan aturan, terkait bagi peserta yang sengaja melakukan pemalsuan data aset, maka akan diancam penjara 2 tahun dan denda Rp.50 juta. Aturan tersebut tertera dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2011 tentang penangan fakir miskin.Terkait aset yang dimaksud seperti memiliki sepeda motor, tanah, sampan, dan memiliki tabungan senilai 10 gram emas, maka warga tersebut sudah tidak berhak menerimanya,”ungkap Nurdin Siraya, Jumat (10/4/2020).



Adanya pihak pendamping PKH mengutip uang dari perserta PKH, juga dibantah oleh Nurdin Siraya,"tidak ada saya menerima uang dari peserta PKH,"pungkas Nurdin Suraiya.

Sebelumnya peserta yang namanya telah dihapus dari peserta PKH secara bersama mendatangi Kantor Camat Tanjung Beringin, Kamis (9/4) untuk bertemu dengan pendamping PKH dan meminta penjelasan rencana pengecekan ulang dari Dinas Sosial Kabupaten Sergai yang pernah dijanjikan. Dan berharap supaya namanya kembali terdaftar sebagai peserta penerima bantuan PKH, karena selama ini kita masih menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). (Her)

No comments