Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Dalam Waktu Dekat, Kades Akan Panggil Pemilik Usaha Pangkalan Gas

Sei Kalam, Labusel | suaraburuhnasional.com - Sebanyak 3 orang pemilik jasa usaha pangkalan Gas LPG simelon 3 Kg rencananya akan dipangg...



Sei Kalam, Labusel | suaraburuhnasional.com - Sebanyak 3 orang pemilik jasa usaha pangkalan Gas LPG simelon 3 Kg rencananya akan dipanggil oleh Plt Kepala Desa Persiapan Miswanto, SE untuk menghadiri rapat evaluasi pendistribusian gas LPG ke ke tengah-tengah masyarakat.

Hal ini disampaikan Miswanto di sela sela melaksanakan kegiatan pembagian bantuan sosial Dana Desa bagi masyarakat yang terdampak Covid 19 di Kantor Desa Persiapan Dusun 6 Jalan Besar Sidodadi Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel), Jum'at, (22/5/2020) sore.

Ketiga orang pengusaha pemilik pangkalan gas tersebut diantaranya, pengusaha dagang Charles, Suhadi, dan Haji Mora Akim Siregar, mengingat banyaknya laporan pengaduan warga masyarakat Desa Persiapan Sei Kalam kepada Miswanto terkait polemik yang dihadapi warga dari pemilik pangkalan gas membuat dirinya menjadi geram karena ulah tingkah ketiga pengusaha, karena mereka sudah melanggar ketentuan rapat sebelumnya, dimana bahwa setiap pemilik usaha pangkalan yang sudah berdiri di kawasannya harus memenuhi pendistribusian gas kepada warga sesuai stadarisasi ketentuan pada rapat.

Ironisnya setelah penyaluran berjalan beberapa kali, pemilik pangkalanpun moger melanggar ketentuan aturan dengan mengutamakan terhadap pelanggan pengecer dari luar Dusun 6 dengan alasan harga jualnya lebih tinggi dibandingkan kepada warga setempat.

Menurut keterangan Wanto saat dikonfirmasi wartawan media online suaraburuhnasional.com mengatakan,"memang benar kami sebagai pemerintahan kepala desa dalam kurun waktu dekat setidaknya setelah usai hari raya Idul Fitri inilah kita akan memanggil ke 3 orang pemilik pangkalan tersebut.






Pemanggilan pemilik pangkalan terkait untuk mengevaluasi kembali sudah sejauh mana dijalankannya perjanjian anatara masyarakat dengan pemilik pangkalan tentang penyaluran gas di tengah-tengah masyarakat agar tetap efektif, jangan sampai nanti masyarakat demo,”tandasnya.

Di tempat yang sama pengakuan Kepala Dusun 13 Ribut kepada wartawan,"merasa jengkel melihat tingkah laku pemilik pangkalan gas haji Akim, sewajarnya kami warga dusun 13 mendapatkan jatah gas sebanyak 80 tabung, tapi saat belakangan ini haji Akim mengulah memberikan kepada kami hanya sebanyak 15 tabung dari 16 tabung yang saya bawa,itupun  kadang dia berdalih tidak ada gas, bahkan diapun sering otot-ototan untuk memberikanya kepada kami, di saat gas datangpun tidak mau memberitahukan bahkan kutelponpun tidak diangkatnya, harapan kami sebagai warga kiranya dia memberikan jatah secara merata walaupun harga di atas HET, yang penting ada gas untuk kami bawa pulang ke rumah,”tutupnya. (Tigor M Silalahi)

No comments