Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Donor Darah Di Tengah Pandemi Corona Aman, UDD PMI Batu Bara Kekurangan Stok Darah

Batu Bara | suaraburuhnasional.com - Penerapan social distancing atau gerakan menghindari hadir di pertemuan besar atau kerumunan orang ...



Batu Bara | suaraburuhnasional.com - Penerapan social distancing atau gerakan menghindari hadir di pertemuan besar atau kerumunan orang dan juga physical distancing atau jarak fisik sebagai cara untuk menghindari penyebaran virus Corona lebih luas ternyata cukup berdampak pada jumlah pasokan stok darah yang diterima Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batu Bara terlebih di masa bulan Ramadhan 1441 Hijriyah Tahun 2020. Untuk stok darah perhari ini diperkirakan hanya bertahan 3 hari mendatang.

Dihubungi melalui seluler pada Senin, (11/05/2020), Dokter Fengky Sugianto, Kepala UDD PMI Batu Bara mengatakan meskipun bulan Ramadhan ini berlangsung di tengah pandemi Corona, kami berharap tak menghalangi masyarakat untuk melakukan donor darah.

"Kita merasakan pertengahan Maret sudah mulai banyak yang membatalkan kegiatan donor darah baik di UDD maupun di Instansi, dengan alasan tidak boleh bergerombol, berkumpul banyak, jadi kita nggak berani, tidak menjamin kesehatan dari pendonor," ungkapnya.

Kebutuhan darah, menurutnya, akan selalu ada, selain untuk operasi-operasi, juga untuk pasien penyakit lainnya seperti talasemia, kanker, dan lainnya yang membutuhkan transfusi darah.

Untuk donor darah di luar ataupun di luar UDD PMI Batu Bara tetap dilakukan dengan  menerapkan standar preventif seperti menyediakan thermal scanner. Sehingga siapapun, baik pendonor maupun tamu yang memiliki suhu di atas 38⁰ celsius akan diminta pulang

Untuk jarak juga diatur sedemikian rupa agar berjarak kurang lebih satu meter. Seluruh petugas juga harus mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) ketika berhadapan dengan calon pendonor.



"Dengan kami himbau seperti ini, masyarakat diharap mulai paham. Bahwa kita juga menjaga kesehatan para pendonor yang datang,”lebih lanjut pria yang akrab di panggil Fengky tersebut menegaskan bahwa calon pendonor darah tak perlu cemas terkait bakal menularkan Covid-19.

"Yang lolos (melakukan) donor darah adalah orang sehat, tanpa gejala Covid-19. Untuk proses donor darahnya agar aman, dianjurkan memakai masker setiap saat selama proses berlangsung,”pungkasnya. (al)

No comments