Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Jajaran Polres Merauke Berhasil Ungkap Pelaku Pembunuhan Di Jalan Gudang Arang

Merakuke ǀ suaraburuhnasional.com - Polres Merauke telah melakukan pemeriksaan terhadap 16 saksi terkait pembunuhan Kristoforus pada tan...



Merakuke ǀ suaraburuhnasional.com - Polres Merauke telah melakukan pemeriksaan terhadap 16 saksi terkait pembunuhan Kristoforus pada tanggal 7 Mei 2020 di jalan Gudang Arang Merauke, Senin, (18/05/2020)

Kapolres Merauke, melalui Kasubag Humas AKP. Arifin kepada senjumlah wartawan di ruangan humas Polres Merauke mengatakan, satuan reserse kriminal telah melakukan pemeriksaan kepada 16 saksi dan dari 16 saksi ini akhirnya 1 orang di tetapkan sebagai tersangka berisial LS hal ini di perkuat dengan keterangan saksi ML yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

"Dari 16 saksi yang sudah di periksa penyidik akhirnya di tetapkan 1 tersangka berisial LS hal ini di perkuat keterangan saksi ML yang melraihat langsung kejadian tersebut ketika pelaku mengayunkan sabit keadaan korban dan ini juga sesuai dengan pengakuan tersangka" ungkapnya.

Adapun motif pembunuhan ini sendiri disebabkan tersangka sedang dalam mabuk berat. "Adapun motif pembunuhan diawali karena  tersangka sedang dalam mabuk berat dan saat ini masih sementara di lakukan penyelidikan lebih lanjut oleh penyidik," tambah Arifin.

Kronologis kejadian sesuai pengakuan saksi dan tersangka hal ini di awali karena adanya keributan di jalan tersebut antara pengendara motor dan sekelompok orang, ketika mendengar ada keributan di jalan tersengka datang dan hendak melihat keributan tersebut dan melihat ada clurit di samping motor yang tergeletak, dan tersangka kemudian mengambil celurit dan ketika tersangka berdiri tersangka melihat korban berdiri di sampingnya, kemudian tersangka mengayunkan celurit tersebut dan mengenai dada korban.

"Kronologisnya berawal dari keributan antara pengendara motor dan sekelompok orang di jalan tersebut, kemudian pengendara motor melarikan diri dan di kejar sekelompok orang tersebut dengan membiarkan motornya tergeletak di pinggir jalan, kemudian tersangka datang untuk menyaksikan keributan tersebut,lalu melihat ada sebuah celurit yang tergeletak di samping motor, pada saat bersamaan korban juga datang untuk menyaksikan keributan tersebut, kemudian tersangka  mengambil celurit tersebut dan langsung menyerang korban yang pada saat ini berada di samping  tersangka dan mengenai dada korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia," tambahnya

Adapun barang bukti Berupa celurit saat ini sudah di amankan dari tersangka. "Setelah melakukan aksinya tersangka kembali kerumah dengan membawa celurit sedangkan saksi kembali kerumahnya karena takut, atas perbuatannya ini tersangka di ganjar dengan pasal primere 338 KUHP dan subsider pasal 351ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun," pungkasnya. (Tim)

No comments