Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Pembagian BST, Erwin Syahdana : Akan Tindak Tegas Penerima Ganda

Sidodadi-Labusel | suaraburuhnasional.com - Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Dinas Sosial Kabupaten Labuhan Batu Selatan ...



Sidodadi-Labusel | suaraburuhnasional.com - Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Dinas Sosial Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) Erwin Syahdana dengan tegas mengatakan kepada masyarakat penerima BST, "kami (Dinsos) akan bertindak tegas kepada masyarakat penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang memiliki penerima kartu ganda (double card), hal ini disampaikannya, Minggu,  (17/05/2020) di Kantor Balai Desa Induk Sidodadi Kecamatan Kampung Rakyat Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel) pagi sekitar pukul 10:00 Wib.

Dinas Sosial Kabupaten Labuhan Batu Selatan tanpaknya akan bekerja lebih serius dan tidak akan main main di dalam menggambil langkah tindakkan tegas terhadap masyarakat terdampak Covid-19 yang sudah mendapatkan bantuan dari pusat kemensos berupa Bantuan Sosial Tunai (BST)  tidak dibenarkan lagi menerima bantuan lainnya cukup hanya satu kali dalam sebulan selama 3 bulan kedepan, apabila masyarakat mengetahui adanya daftar ganda segeralah melaporkan ke dinas sosial supaya bisa di update dan dikeluarkan dari penerima bantua BST.

Lebih lanjut dikatannya, agar masyarakat memperhatikan apa yang menjadi kewajiban pada saat peserta dipanggil harus mengenakan masker dan perhatikan undangan apabila tidak sesuai dengan nama di KTP agar segera melaporkan kepada perangkat desa masing-masing,penerima Bantuan Sosial Tunai tidak penerima bantuan sembako, jangan menyebarkan berita hoax kepada masyarakat dan bagus baguslah menggunakan sosial media dan kami juga pastikan tidak ada pemotongan sepeserpun apabila ada aparat desa yang bertindak melakukan pemotongan sampaikan kepada kami.
   
Hasil pantauan wartawan media online di lapangan terlihat aparat kepolisian sub sektor teluk panji dilengkapi senjata laras panjang berjaga-jaga,hal ini dilakukan untuk mengantisipasi situasi keamanan yang benar benar kondusif.







Erwin Syahdana saat di konfirmasi wartawan mengatakan,"anggaran dari dinas sosial adalah anggaran prioritas bagi warga masyarakat yang terdampak Covid,dan bagi penerima ganda maka uangnya akan ditarik dalam arti kata apabila seseorang itu sudah menerima Program Keluarga Harapan (PKH) maka mereka tidak berhak lagi mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST), untuk kuota khusus penerima BST se Kabupaten Labusel diperkirakan 90 ribuan KK.

Dinas Sosial hanya penerima transfer data dari desa, masyarakat yang hadir saat inipun tidak kita tahu apakah mereka itu benar benar terdampak atau tidak, semuanya kembali kepada perangkat desa.

Bagi masyarakat yang belum menerima bantuan dari dinas sosial dimohon supaya bersabar menunggu bantuan lainnya karna masih ada beberapa opsi bantuan lain diantaranya Bantuan Dana Desa (BDD) Bantuan Langsung Tunai (BLT), sebagai anak Kemensos Erwin kembali menjelaskan Dinas Sosial hanya sebagai pemfasilitasi,”tutupnya. (Tigor M Silalahi)

No comments