Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

RSUD Panyabungan Diduga Tipu Keluarga Pasien, Biaya Perawatan Dibayar Tidak Ada Kwitansi

Panyabungan | suaraburuhnasional.com - Keluarga pasien kembali mengeluhkan pelayanan di RSUD Panyabungan, pasalnya pihak rumah sakit men...



Panyabungan | suaraburuhnasional.com - Keluarga pasien kembali mengeluhkan pelayanan di RSUD Panyabungan, pasalnya pihak rumah sakit mengatakan taksasi biaya perawatan pasien sebanyak dua juta lebih sehingga pihak keluarga membayar sesuai dengan taksasi biaya yang disampaikan oleh pihak rumah sakit, namun ketika diminta kwitansi rincian biaya perobatan pihak rumah sakit tidak bisa memberikannya.

Demikian disampaikan oleh M. Rusdi Batubara yang akrab di sapa Parkoas salah seorang keluarga pasien kepada awak media, Rabu (13/05/2020). M. Rusdi Batubara menjelaskan bahwa beberapa waktu yang lalu istrinya mengalami kecelakaan dan dibawa berobat ke RSUD Panyabungan, namun ketika hendak pulang setelah berobat pihak rumah sakit menyampaikan secara lisan biaya perobatan istrinya.

“Waktu itu pihak rumah sakit menyampaikan kepada saya biaya perobatan istri saya sebanyak dua juta lebih, namun setelah saya bayar pihak rumah sakit mengatakan agar meminta rincian biaya ke pihak UGD,” ujar M. Rusdi Batubara.

Dijelaskan M. Rusdi juga bahwa ketika keesokan harinya dia meminta kwitansi pembayaran ke ruang UGD RSUD Panyabungan tidak kunjung ada, sehingga dia menilai pihak RSUD telah melakukan penipuan kepada keluarga pasien.

“Mengenai kwitansi pembayaran tersebut saya tanyakan ke pihak Direktur Rumah sakit tidak ada juga kejelasan, saya hanya mendapatkan jawaban bahwa kwitansi bukan urusannya,” jelas M. Rusdi.

Ditambahkannya bahwa dia menilai uang perawatan yang dibayarkannya tersebut tidak jelas peruntukannya, kalau memang jelas peruntukannya kemana saja tentu ada rincian di kwitansi yang dibuat oleh pihak RSUD Panyabungan.

“Jadi saya menduga pihak RSUD Panyabungan melakukan penipuan dan pihak RSUD Panyabungan hanya ladang bisnis dari para keluarga pasien yang berobat di rumah sakit tersebut,” akhiri M. Rusdi.

Wartawan mencoba meminta komentar Direktur RSUD Panyabungan Drg. Bidadari melalui pesan singkat (WA), namun sampai berita ini di kirim ke redaksi Direktur RSUD bungkam. (Mn)

No comments