Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Diduga Belum Membayar, Puluhan Siswa MTs Al Washliyah Azziro'ah Gagal Mendaftar SMA Negeri Jalur Prestasi

Sei Rampah | suaraburuhnasional.com - Puluhan siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Al Washliyah Azziro'ah yang berlokasi di Jalan Negara ...



Sei Rampah | suaraburuhnasional.com - Puluhan siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Al Washliyah Azziro'ah yang berlokasi di Jalan Negara Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai,gagal mengikuti seleksi penerimaan siswa baru pada jalur prestasi (Sekolah Menengah Atas) SMA Negeri pada tanggal 30 Mei-2Juni dikarnakan salah satu syarat seleksi tidak terpenuhi.

Salah satu syarat yang tidak terpenuhi tersebut,para siswa tidak mendapatkan Rapot SKB/K13 dari pihak Madrasah Al Washliyah Azziro'ah, diduga siswa-siswinya belum melunasi uang administrasi termasuk Ujian Akhir Madrasyah (UAM)

"Tindakan pihak Madrasah ini, tidak cocok menahan rapot siswa, karna masih ada lagi yang bisa di tahan sebagai jaminan penyelesaian uang administrasi seperti ijazah,"ungkap orang tua siswa yang tidak mau menyebutkan namanya, Rabu (4/6/2020) sekitar pukul:13.05 Wib.

"Kami juga merasa keberatan kepada pihak madrasah yang masih menagih uang ujian akhir nasional.Padahal semenjak diterapkan sosial distancing di Sergai akibat pandemi covid 19,seluruh sekolah yang ada tidak melaksanakan ujian nasional itu," jelasnya lagi pada awak media ini."Apa lagi pengutipan uang tersebut diputus secara sepihak oleh pihak madrasah tanpa ada penglibatan orang tua siswa ataupun komite sekolah,"tambahnya lagi.



Selanjutnya pada waktu yang berbeda, awak media ini mencoba menemui Kepala Madrasah (Kamad) MTs Al Washliayah Azziro'ah Dina Siregar di ruang kantornya, kebetulan tidak berada di tempat, keluar dan hanya bertemu dengan salah satu ibu guru madrasah di ruangan tersebut, ibu guru tersebut juga sempat menanyakan prihal kedatangan awak media ini. Ketika mendengar maksud tujuan awak media menemui Kamad Dina guru tersebut sempat membantah informasi yang di dapat awak media. "Isu penahanan rapot itu tidak benar, kalau ingin lebih jelasnya tunggu saja, mungkin nanti ibu kemari",terang guru tersebut, Kamis (4/6/2020) sekitar pukul:10.35 Wib.

Setelah cukup lama menunggu, guru tersebut meminta awak media ini menghubungi Kamad lewat jalur telpon seluler. Namun usaha terkendala, dikarnakan hp Kamad tidak aktif dan sms lewat WA pun tidak ada balasan. (Her)

No comments