Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Jelang PPDB, DPRD Medan Harapkan Yayasan Sekolah Ringankan Beban Orangtua

Medan | suaraburuhnasional.com – Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah-sekolah yang ada di Kota Medan, diharapkan piha...

Medan | suaraburuhnasional.com – Menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah-sekolah yang ada di Kota Medan, diharapkan pihak yayasan tidak memberati orangtua siswa dengan berbagai ragam pembiayaan, baik itu biaya pembangunan, dana sosial dan lainnya.

Hal itu mengingat banyaknya orangtua terdampak Covid-19 saat ini, ujar Anggota DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH dan D Edy Eka Suranta S Meliala kepada wartawan di Medan, Kamis (28/5/2020) secara terpisah.

Disebutkan Paul, dengan kondisi seperti sekarang ini, hendaknya seluruh pihak bisa saling membantu terutama kepada warga yang terdampak Covid-19. Kalau dipaksakan juga dengan banyaknya biaya, dikhawatirkan banyak anak yang tidak sekolah karena ketiadaan biaya.

Hal itu perlu dicermati pemerintah, agar mengeluarkan edaran ke seluruh sekolah, baik swasta maupun negeri agar tidak mengutip banyak dana dari orangtua di saat ini, ujar Politisi PDI Perjuangan itu. Bahkan kalau bisa, pihak sekolah menggratiskan siswanya dari segala bentuk pembiayaan,”pungkasnya.

Senada dengan itu, D Edy Suranta S Meliala menyebutkan, adanya keringanan yang diberikan kepada orangtua siswa saat ini, sudah sangat membantu. “Jangankan untuk uang sekolah, pembangunan dan lainnya, untuk makan saja banyak warga yang sudah kesulitan,” ujar pria yang akrab disapa Dico itu.

Terutama kepada yayasan sekolah swasta, diharapkan bisa toleransi terhadap kondisi saat ini dengan memberi kebijakan untuk mendiadakan sejumlah biaya agar banyak siswa bisa melanjutkan pendidikannya. Seperti mempergunakan buku yang dipakai tahun lalu dan tidak membeli buku baru agar biaya bisa ditekan.

Kepada warga juga diajurkan Politisi Gerindra ini agar lebih berhemat untuk mengurangi biaya. Misalnya, tidak usah membeli baju baru dan memakai baju tahun sebelumnya yang masih layak. Atau memakai pakaian abangnya yang sudah melanjut ke jenjang lebih tinggi, pungkasnya. (PM)

No comments