Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

DPRD Asahan Gelar RDP Dengan Ka. UPT Dinas Pendidikan Provinsi Dan Orang Tua/Wali Siswa/Siswi Yang Tidak Lulus Masuk Ke SMAN 1 Kisaran

Asahan | suaraburuhnasional.com - Terkait ketidak lulusan para siswa/siswi yang telah tamat dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan mend...



Asahan | suaraburuhnasional.com - Terkait ketidak lulusan para siswa/siswi yang telah tamat dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan mendaftarkan untuk melanjutkan masuk ke Sekolah Menengah Atas Negeri Satu (SMAN 1) Kisaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Provinsi Dinas Pendidikan dengan Puluhan Orang Tua/Wali Siswa dan Siswi yang tidak lulus,  Kamis pukul 12.00 Wib, Kamis (02/07/2020).

Dalam hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Asahan mengatakan bahwa permasalahan yang dialami oleh para siswa dan siswi tersebut merupakan tanggung jawab DPRD Kabupaten Asahan untuk memediasi, dikarenakan Lembaga DPRD bersifat sebagai tempat koordinasi agar dapat terkoordinir. Untuk itu perlu dilakukan dialog antara kedua belah pihak dalam mencari mufakat.

Kemudian Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Asahan juga menyampaikan bahwa pihaknya hadir untuk memediasi para orang tua/wali siswa dan siswi yang anaknya tidak lulus masuk ke SMAN 1 Kisaran. Maka kita laksanakan dialog agar dapat mengkoordinir hasilnya nanti.

Dalam RDP tersebut Riston Aruan yang merupakan salah satu orang tua dari siswa/siswi saat dikonfirmasi awak media mengatakan besar harapan mereka bahwa aspirasi para orang tua/wali siswa dan siswi dapat ditampung oleh pihak Dinas Pendidikan Provinsi.

Dilihat dari zonasi hanya SMAN 1 Kisaran yang paling dekat dengan kordinatnya untuk masuk Sekolah Menengah Atas Negeri. Dan untuk masuk ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta kami tidak mampu.

Harapan kami kepada DPRD Kabupaten Asahan dan Ka. UPT Dinas Pendidikan Provinsi untuk dapat menindaklanjuti permohonan kami, agar anak-anak kami dapat melanjutkan pendidikannya ke SMA N 1 Kisaran dan untuk melanjutkan ke SMA Swasta Kami tidak mempunyai biaya yang cukup, sementara itu ada lagi anak-anak kami memerlukan biaya pendidikan," tegas Riston Aruan mengakhiri penyampaianya.



Mengenai hal tersebut Ka. UPT Provinsi Dinas Pendidikan Jumadi mengatakan bahwa keluhan dan aspirasi dari para orang tua/wali siswa dan siswi akan diperjuangkan kembali di Provinsi, dikarenakan untuk penambahan 2 ruangan di SMA Negeri 1 Kisaran tidak diizinkan. Dan oleh karena itu, para orang tua/wali siswa dan siswi yang tidak lulus masuk ke SMAN 1 agar dapat membuat surat pernyataan tertulis memohon kepada Dinas Pendidikan Provinsi untuk penambahan ruangan kelas.

Semoga permohonan penambahan ruang kelas oleh orang tua/wali dari siswa/siswi yang tidak lulus masuk ke SMAN 1 Kisaran dapat dipenuhi serta diterima Dinas Pendidikan Provinsi, dan apabila hal tersebut tidak di izinkan atau tidak terpenuhi, kita harus dapat menerima kenyataan tersebut," ungkap Jumadi. (Indra.Sibarani)

No comments