Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Surat Peryataan Mosi Tidak Percaya Terkait Kepemimpinan Kepala Desa

Panyabungan | suaraburuhnasional.com - Hasil musawarah masyarakat Desa Maga Lombang yang dihadiri oleh BPD, tokoh adat hatobangon, tokoh...



Panyabungan | suaraburuhnasional.com - Hasil musawarah masyarakat Desa Maga Lombang yang dihadiri oleh BPD, tokoh adat hatobangon, tokoh agama dan PNNB menyimpulkan agar segera menonaktifkan Kepala Desa Maga Lombang dengan berbagai alasan.

Adapun yang menjadi alasan yakni, kepala desa beserta aparat desa tidak pernah transparan di dalam mengelola Anggaran Dana Desa (ADD) terhadap masyarakat yang dipimpinya. Setiap dana desa yang diturunkan ke desa kami tidak adanya musyawarah yang jelas dan sebagaimana dimaksud pemerintah tujuan dana desa disalurkan adalah untuk memakmurkan masyarakat.

Menurut warga jauh panggang dari api berdasarkan praktek yang terjadi di lapangan hanyalah segelintir orang yang menikmatinya padahal masih banyak penganguran di desa kami, belum lagi masalah upah kerja yang jauh berbeda dari desa yang lain dan juga proyek anggaran yang diborongkan sangat jelas bertolak belakang dengan dimaksud dalam dana desa tersebut disalurkan.

Visi dan Misi yang tidak direalisasikan yang menurut anggapan kami dari 6 poin belom ada terealisasikan, menurut surat mosi tidak percaya masyarakat Maga Lombang Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal.

Yang pertama, pembangunan gapura Desa Maga Lombang juga masih jadi bahan pertanyakaan bagi masyarakat Maga Lombang, ke dua, pembangunan taman desa warga juga masih ragu dengan yang terjadi sekarang malah setiap pengunaannya seharus kepala desa dapat transparan kepada masyarakat jangan asal bangun kalau tanpa musawarah desa.

Disini juga masih banyak dugaan yang masih tanda tanya pada masyarakat Maga Lombang seperti point ke tiga, mengenai pagar jalan dimana yang dimaksud pagar adalah salah satu mempercantik desanya dan mewarnai dengan pembangunan akan tetapi warga melihat kejanggalan yang di luar pemikiran masyarakat Desa Maga Lombang.

Point ke empat, masyarakat juga masih bertanyak tentang bantuan bibit kelapa masih dalam pemikiran oleh warga Maga Lombang, point ke lima, belom lagi poin ini pembangunan jalan Banjar Aek bondar (Tusam) masih jadi poin tidak percayanya masyarakat Maga Lombang yang dimana masyarakat sudah gerah akibat perbuatan Kepala Desa Maga Lombang dan bukan itu saja, pada point ke enam tentang pembangunan jalan di titik yang penuh rawan bahaya.

Di dalam surat mosi tidak percaya masyarakat Maga Lombang terhadap kepala desa dan aparat jajarnya  masih polmik bagi warga yang melihat dan menduga banyak nya poin yang sudah disimpulkan oleh masyarakat terhadap warga dimana sekarang warga tidak percaya lagi karena kepala desa tidak pernah transparan kepada warga apalagi adanya musyawarah tidak pernah terbuka pada masyarakat Maga Lombang.

Masyarakat Desa Maga Lombang seharusnya tahu semuanya dana yang disalurkan, namun apa yang diterima masyarakat adalah kekecwwaan yang diterima oleh warga maga lombang, warga Desa Maga Lombang sudah menyurati mulai Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan juga menyurati pihak lainnya seperti Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal dan juga Bupati Mandailing Natal upaya menyampaikan bahwa Kepala Desa Maga Lombang tidak pernah terbuka untuk anggaran dana desa pada pada tahun 2019, dimana banyak sudah dugaan akibat kurang transparannya terhadap masyarakat Maga Lombamg.

Undang-undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Undang-Undang No 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, PP No 68 Tahun 1999 tentang peran serta masyarakat, Permendagri No 7 Tahun 2007 tentang tata cara penyampaian informasi dan tanggapan atau saran dari masyarakat atas laporan pemerintah Daerah, Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang desa.

Setelah dikomfirmasi masyarakat Maga Lombang mengatakan pada awak media online suaraburuhnasional.com pada hari Senin kemarin mengatakan, bahwa Kepala Desa Maga Lombang Kabupaten Mandailing Natal tidak pernah terbuka untuk informasi karena diundang undang jelas mengatkan bahwa setiap adanya kegiatan harus transparan kepada masyarakat Maga Lombang.

Alangkah indah kalau semua ikut aturan setiap desa, tapi kami masyarakat Maga Lombang berharap adanya penonaktifkan Kepala Desa Maga Lombang agar dapat pembangunan di desa kami dapat lebih terwujudnya satu tujuan agar semuanya itu akan diserahkann pihak bertangungjawab semunya.

Masyarakat juga menilai bahwa keterbukaan Kades Maga Lombang selama ini tak pernah dilihat oleh masyarakatnya sendiri karena selama menjabat kepala desa tidak pernah mengajak warga untuk peruntukan dana desanya tersebut, semenatara kuncinya adalah warga itu sendirilah biar dana yang dimusyawarahkan dapat jadi pegangan kuat masyarakat yang di waktu musyawarah kenapa tidak kaitkan masyarakat Maga Lombang.

Warga meminta kepada kepala desa bisa tangung jawab atas perbuatnya selama ini, masyarakat Maga Lombang terus menerus meminta pihak insfektorat untuk menindak lanjutinya sesuai pengaduan warga Desa Maga Lombang,”ungkap para warga, Senin (6/7/2020). (Mn)

No comments