Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Aksi Demo AMAK Desak Kajari Palas Tangani Kasus Dana BOS Afirmasi

Sibuhuan | suaraburuhnasional. com – Aksi demo Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) yang mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kejari Pala...



Sibuhuan | suaraburuhnasional. com – Aksi demo Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) yang mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kejari Palas serius tangani kasus dana BOS Afirmasi tahun 2019, berlangsung di halaman Kantor Kejari Palas Jalan Kihajar Dewantara Kelurahan Pasar Sibuhuan Kec. Barumun Kab. Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara.

Demikian pantauan awak media ini, Selasa (4/8/2020) di lokasi aksi, sebanyak puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejari Palas.

Dalam orasinya para mahasiswa yang dikomandoi M. Isron Hasibuan dan Busroni Hasibuan ini, menyebutkan agar kejaksaan yang sudah menangani kasus ini tidak main mata. Pasalnya sudah berbulan sejak ditangani, kasus ini terkesan mandek.

Kejaksaan juga didesak untuk menetapkan tersangka pada dugaan manipulasi BOS Afirmasi 2019 tersebut dan tidak mengendap. Masyarakat Padang Lawas menanti, dan kami masih percaya dengan proses hukum di kejaksaan ini,”katanya.

Dikatakan, tiga bulan terakhir kasus dugaan manipulasi oknum di Dinas Pendidikan terkait penggunaan dana BOS Afirmasi 2019, dan dibelanjakan tahun 2020 ini sudah ditangani Kejaksaan Negeri Padanglawas.

Bahkan 77 kepala sekolah penerima BOS Afirmasi tahun lalu, dan sudah dipanggil kejaksaan. Bahkan, masing-masing kepala sekolah, mengembalikan uang, yang disebut-sebut uang lebaran atau fee dari pihak ketiga yang diterima kepala sekolah penerima. Tetapi sampai saat ini masih terkesan jalan di tempat. Hingga mahasiswa AMAK mendesak kejaksaan untuk segera menuntaskan kasus tersebut.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Palas Parlindungan Sidauruk, SH saat menerima pengunjuk rasa mengatakan, bahwa sejauh ini kejaksaan sudah melakukan investigasi, termasuk pulbaket terkait kasus BOS afirmasi tersebut.

Namun karena berhubung masa pandemi kemarin, cukup berpengaruh pada penyelidikan, sehingga sempat terhambat. Dan ini masih terus berjalan, kami juga apresiasi dukungan kawan-kawan mahasiswa untuk menindaklanjuti ini, katanya.

Sementara Kepala Kejari Palas, Kristianti Yuni Purwanti menyampaikan apresiasi kepada massa yang berunjukrasa dengan tertib dan support yang diberikan kepada Kejaksaan terkait masalah hukum. Pihaknya sudah melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan dana BOS Afirmasi di Dinas Pendidikan Padang Lawas. Dan dalam waktu dekat, tidak sampai akhir bulan penyelidikan akan selesai.



Kendala dalam melakukan penyelidikan dikarenana situasi pandemi sehingga terkendala dalam melakukan pemanggilan untuk mendapat bahan keterangan. Namun dipastikan dalam proses penyelidikan yang dilakukan tidak ada pelanggaran dan telah sesuai SOP.

Sebelumnya mahasiswa pengunjuk rasa juga mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Padanglawas. Dan disambut salah satu kepala seksi. Dan dikatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan tuntutan para pengunjuk rasa ke kepala dinas. (AMH)

No comments