Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Anim-Ha HEBAT!!!

Merauke | suaraburuhnasional.com - Dalam rangka mengisi Kemerdekaan Republik Indonesia Heri Bertus S. Silubun Takafanem Kaize, SH melaks...



Merauke | suaraburuhnasional.com - Dalam rangka mengisi Kemerdekaan Republik Indonesia Heri Bertus S. Silubun Takafanem Kaize, SH melaksanakan salah satu kegiatan Tounamen Offline Free Fire Season I, Senin (17/8/2020).

Ketua Panitia Santo Ulukyanan menyampaikan tournamen ini diikuti oleh 72 peserta menjadi 36 tim dan yang berhasil memasuki semi final sebanyak 12 tim semuanya berasal dari Kabupaten Merauke yang terdiri dari berbagai kalangan. Santo menuturkan sangat berharap kegiatan ini dapat terus terlaksana guna membawa anak muda ke arah yang positif.

Pada kesempatan yang sama, Heribertus Silubun menyampaikan bahwa dirinya bersama tim kreatif akan terus berupaya agar membuat kegiatan kegiatan yang sifatnya positif guna membangun generasi muda ke depan sesuai kemampuan dan hobi masing masing.

Ketika diwawancarai terkait dirinya yang akan maju sebagai calon Bupati Kabupaten Merauke Non OAP, Heri mengatakan bagi saya hak berpendapat dalam berdemokrasi itu biasa, Saya menghargai aspirasi setiap orang namun mereka juga sebaliknya harus menghargai pendapat pendapat masyarakat yang ada di kampung kampung termasuk orang tua tua yang ada di tanah ini.

Siapapun yang nanti menjadi bupati yang menentukan adalah rakyat karena putra putra terbaik dari Tanah Marind juga ada yang maju sehingga kita harus saling menghargai perbedaan.





Heribertus menambahkan untuk mencalonkan diri sebagai Bupati di Tanah Marind sebenarnya sudah di dasari dari niat untuk mengabdi berdasarkan dukungan dari berbagai kalangan.

Ketika ditanya terkait pembangunan rumah adat Marind di Kabupaten Merauke Heri mengatakan untuk menjadi Bupati undang undang memiliki kewenangan yang sangat besar, apapun yang ditetapkan dalam visi misi dan program pasti bisa dilaksanakan apalagi bangunan rumah adat, ini harus dilaksanakan karena sampai saat ini sama sekali tidak ada perhatian untuk melakukan hal itu demi menghargai pemilik hak tanah ini tutupnya. (M Yasir/Frans YSS)

No comments