Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Balai Wilayah Sungai Papua Merauke Kembali Membagikan Sembako di Pemukiman Orang Asli Papua

Merauke | suaraburuhnasional.com - Balai Wilayah Sungai Papua Merauke kembali menyambangi pemukiman masyarakat asli Papua yakni komplek ...



Merauke | suaraburuhnasional.com - Balai Wilayah Sungai Papua Merauke kembali menyambangi pemukiman masyarakat asli Papua yakni komplek masyarakat Mappi yang ada di jalan biak dan masyarakat Asmat Saman yang berada di Seringgu Kali Weda, sembari menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Papua di dua tempati, Kamis (20/08/2020).

Kepala Balai Wilayah Sungai Papua Yulianus Manuel Mambrasar, ST, M.Si, MT ketika ditemui media ini di sela-sela penyerahan sembako mengatakan bahwa kegiatan ini masih dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 75 tahun, juga melaksanakan program bapak presiden lewat Kementerian PUPR terkait dukungan penuh dalam rangka penanganan pandemi Covid 19.

"Ini masih bagian dari menyemarakkan HUT RI ke 75 tahun sekaligus melaksanakan program  bapak presiden lewat kementrian PUPR lewat pak menteri dan bapak Dirjen yang telah menginstruksikan kepada setiap balai untuk mendukung penuh penanganan Covid 19 di daerah-daerah, sehingga kami juga dari Balai Wilayah Sungai menjawab program bapak presiden dan instruksi bapak menteri dan dirjen dengan pembagian sembako kepada masyarakat Papua yang seperti kita saksikan sendiri kehidupan mereka masih sangat memprihatinkan, hal ini juga tidak lepas dari dukungan para staf BWS Merauke yakni sumbangan dari PPK dan Semua staf, sehingga hari ini dapat kami salurkan di dua tempat kumuh tempat berdomisili masyarakat asli Papua,"ujar Yulianus M.Mambrasar

Dengan kondisi Merauke yang awalnya dari zona hijau kini kembali menjadi zona merah, maka pemerintah harus berani turun untuk mengsosialilasikan bahaya Covid ini karena mereka ini adalah masyarakat yang polos, maka mari bersama sama kita lihat saudara-saudara kita ini agar dapat berbuat lebih kepada mereka karena imbas dari situasi ini juga pasti akan berdampak pada kehidupan sosial masyarakat karena tuntutan ekonomi dan perut.

"Memang sangat disayangkan Merauke yang awalnya zona hijau kini kembali menjadi zona merah, maka saya harapkan pemerintah dapat turun dan mengsosialilasikan bahaya Covid ini seperti yang kita lihat mereka ini masyarakat yang polos, sehingga memang menjadi tanggung jawab kita dalam menjawab persoalan ini bukan saja balai wilayah sungai Merauke tapi pemerintah daerah, para pemerhati, LSM dan para masyarakat yang punya rezeki lebih, saya rasa ini tanggung jawab kita, pastinya kita tidak dapat pungkiri bahwa tanah ini telah memberi juga lebih dari cukup maka mari sisihkan sedikit juga untuk berbuat untuk tanah ini terlebih bagi mereka pemilik tanah ini,"ungkapnya.






Lanjut saya dan staf menyadiri apa yang kami lakukan ini tidak akan cukup namun inilah yang dapat kami lakukan,sehingga saya mengajak semua orang pengusaha, pemerhati, LSM dan juga pemerintah agar bersama sama kita menolong dan membantu mereka yang saat ini menanti uluran tangan kita, dan saya merasa bila situasi ini terus terjadi maka angka kejahatan pasti meningkat karena tuntutan ekonomi terlebih karena tuntutan perut," tandasnya. Adapun pembagian sembako yang diserahkan Balai Wilayah Sungai Papua berjumlah 100 lebih paket yakni beras 10 Kg, sabun mandi, minyak goreng, bumbu dapur dan lain lain. (M Yasir/Gilang)

No comments