Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Izin Pabrik Kecap Asin Sinar Tunggal Dipertanyakan

Palas | suaraburuhnasional. com - Sebelum beroperasinya wajib hukumnya bagi pemilik Pabrik atau Perusahaan harus terlebih dahulu melengk...



Palas | suaraburuhnasional. com - Sebelum beroperasinya wajib hukumnya bagi pemilik Pabrik atau Perusahaan harus terlebih dahulu melengkapi semua izin, seperti untuk toko bangunan cukup dengan Izin Usaha Dagang (UD), akan tetapi jika pabrik yang memproduksi makanan dan minuman yang menyangkut hajat hidup orang banyak maka diperlukan empat izin.

Adapun yang wajib dilengkapi sebuah pabrik jika ingin beroperasi yakni Izin Usaha dari Badan Perizinan, Penanaman Modal Terpadu satu pintu, izin dari Dinas Kesehatan (Dinkes), izin edar dari BPOM RI dan izin halal dari Majelis Ulama Indonesia (Label MUI).

Namun dari pantauan awak media online ini di lapangan banyak sekali pabrik kecap yang diduga mencatut lambang, desain merk, warna latar dan grafis tulisan dari merek dagang perusahaan pabrik kecap yang sudah ternama untuk menumpang laris dengan kemiripan warna dan lingkaran merek.

Sebut saja merek dari Pabrik Kecap Sinar Langkat Cap Tiga Anak Panah yang banyak ditiru pabrik - pabrik kecap asin untuk numpang laris produknya, tetapi diduga belum tentu pabrik yang bersangkutan lengkap izin produknya sudah masuk di pasaran.

Seperti yang terjadi baru - baru ini dengan pabrik kecap asin milik seorang berinisial A sesuai pantauan awak media dan LSM, salah satu penjaga gudang pabrik kecap asin itu mengatakan bahwa pabrik mereka tidak berproduksi hari ini yaitu pada Senin, (03/08/2020) memang gudang pabrik terlihat sepi tidak ada aktifitas.



Disamping itu salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada media online ini, bahwa masyarakat merasa terganggu dengan limbah yang dihasilkan dari pabrik kecap asin tersebut.

Awak media online ini juga sudah tiga kali mencoba menemui langsung pemilik pabrik kecap asin tersebut untuk konfirmasi terkait permasalahan tersebut, namun tidak pernah bisa dijumpai.

Untuk itulah diminta kepada Pemkab Padang Lawas dalam hal ini Bupati melalui Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk turun ke lokasi pabrik mengecek limbah dari pabrik kecap asin yang beralamat di Desa Sigorbus Julu atau Arambir na pitu/AN7. (Tim)

No comments