Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Kembali Merampok, Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tembak Napi Asimilasi

Belawan ǀ suaraburuhnasional.com – Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan tembak seorang napi yang baru bebas dari program asimilasi karen...



Belawan ǀ suaraburuhnasional.com – Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan tembak seorang napi yang baru bebas dari program asimilasi karena berulah lagi dengan melakukan aksi perampokan dan melawan saat ditangkap, Sabtu (1/8/2020).

Adapum identitas tersangka adalah Irfan Sandro Marito Sihombing (ISMS) alias Ipang, (24), alamat Kampung Salam Kec. Medan Belawan, turut disita barang bukti berupa satu buah tas Pouch merk By Marc Jacobs warna ungu.

Sementara itu yang menjadi korban perampokan yakni Hotmaria Natalia Pakpahan. Kejadian berawal pada Kamis, 25 Juni 2020, sekira pukul 07.30 Wib, saat korban hendak menuju ke Rumah Sakit Haji Adam Malik Medan dengan naik angkot KPUM Trayek 32 di depan Indomaret Belawan, tidak berapa lama kemudian naik satu penumpang seorang laki-laki.

Melihat gelagat penumpang yang baru naik angkot korban sudah curiga juga ketakutan dan minta supir untuk berhenti, namun pada saat korban hendak turun dari angkot kemudian oleh tersangka Irfan Sandro Marito Sihombing alias IFSM alias Ipang mengancam korban dengan menggunakan sebilah pisau dan merampas tasnya yang berisikan dompet, 2 buah HP dan perhiasan lainnya dengsn total kerugian yang dialami korban sebesar Rp.30.000.000,-.

Setelah tersangka berhasil mengambil paksa barang harta benda milik korban kemudian tersangka melarikan diri. Atas kejdian tersebut, korban lantas membuat laporan pengaduan ke SPKT Polres Pelabuhan Belawan. Beradasarkan Laporan Polisi tersebut Unit Resum Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dipimpin Kasat Reskrim AKP I Kadek HC, S.IK., SH., melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, maka dilakukan penangkapan pada saat tersangka yang melintas di Jalan Raya Pelabuhan, namun pada saat dilakukan penangkapan tersangka melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri sehingga diberikan tembakan peringatan namun tidak menghiraukan, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke arah kaki tersangka. Selanjutnya tersangka diboyong ke Rumah Sakit TNI AL untuk pengobatan dan kemudian diboyong mako Polres Pelabuhan Belawan untuk pemeriksaan lanjut.

Dalam hal ini, Kapolres Pelabuhan Belawan melalui Kasat Reskrim menerangkan bahwa tersangka sudah 7 kali beraksi Curas di Wilkum Polres Pelabuhan Belawan, tersangka juga merupakan Napi yang baru bebas dalam program asimilasi dan tersangka juga residivis kasus curas.

Pihak Polres Pelabuhan Belawan masih melakukan pengembangan terhadap Laporan-Laporan yang ada sama dan tidak menutup kemungkinan korban dari tersangka akan bertambah. Terhadap tersangka dipersangkakan Pasal 365 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (Nelson Siregar)

No comments