Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Paripurna DPRD Madina, Bupati Sampaikan Nota Pengantar LKPj 2019

Panyabungan | suaraburuhnasional.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (DPRD Madina), menggelar rapat paripurn...



Panyabungan | suaraburuhnasional.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (DPRD Madina), menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun anggaran 2019, Senin (3/8/2020).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, didampingi Wakil Ketua DPRD Harminsyah Batu Bara, Erwin Efendi Nasution, dan hadir 24 Anggota DPRD Madina. Turut juga dihadiri, Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution, Forkopimda, Sekda, para Asisten, Staf Ahli dan OPD di lingkungan Pemkab Madina.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution menyampaikan ucapan terimakasih kepada pimpinan dan Anggota DPRD Madina yang telah menjadwalkan rapat paripurna penyampaian Nota pengantat LKPj tahun anggaran 2019.

"Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Madina yang telah menjadwalkan rapat Paripurna LKPj 2019. Pada kesempatan ini juga saya akan sampaikan pertanggungjawaban secara garis besar,"ucap Dahlan Hasan.

Disampaikan Dahlan Hasan, pertanggungjawaban secara garis besar memuat kebijakan pemerintah Madina, yaitu APBD Madina TA 2019 sebesar Rp 1.708.323.891.465,43 dan dapat teralisasi sebesar Rp 1.245.030.731.587,3 atau sebesar 73,80 persen. Dengan PAD sebesar Rp 120.128.557.818,00.

Dari total APBD tersebut kata Dahlan, pemerintah Madina telah mengalokasikan anggaran untuk pelayanan meliputi Pendidikan, Kesehatan, PUPR, Perkim dan Limnas dan sosial sebesar Rp 821.937.066.539,61 atau 48,11 persen. Dan untuk belanja urusan pendidikan dan kesehatan Pemkab Madina telah mengalokasikan dan Anggaran Rp 679.622.433.089 atau sebesar 39,78 persen,"sebut Dahlan.





Setelah Bupati Madina menyampaikan pidato nota pengantar LKPj 2019, pimpinan DPRD Madina mempertanyakan persetujuan fraksi-fraksi tentang pembentukan pansus LKPj. Pada kesempatan tersebut fraksi Gerindra, Demokrat, Golkar, PKB, PKS, Hanura, dan Persatuan Madina, bersepakat untuk membentuk pansus membahas LKPj. Sementara Fraksi Amanat Berkarya absetain.

Di akhir rapat paripurna, pimpinan DPRD Madina mengucapkan selama kepada anggota Pansus LKPj 2019. Anggota Pansus ini akan mulai bekerja Selasa 4-14 Agustus 2020,"sebutnya. (Mn)

No comments