Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Pemprovsu dan Pemko Medan Digandeng IDI Sumut Galakkan Gerakan Sejuta Masker

Medan | suaraburuhnasional.com - Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dan Pemerintah Kota (Pemko) Medan Digandeng Ikatan Dokter Indonesia...

Medan | suaraburuhnasional.com - Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) dan Pemerintah Kota (Pemko) Medan Digandeng Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sumut untuk menggalakkan Gerakan Sejuta Masker.

Gerakan membagikan masker kepada masyarakat ini dilakukan dalam rangka memutuskan penyebaran Virus Covid-19 di Sumut khususnya Kota Medan. Gerakan Sejuta Masker ini dilakukan di Pusat Pasar, Medan Mall, Selasa (18/8/2020).

Sebelum sosialisasi dan membagikan masker, Tim yang terdiri dari Dinas Kesehatan Pemprovsu, Dinas Kesehatan Pemko Medan, BPBD, Satpol PP, TNI dan Polri serta Para Dokter yang tergabung dalam IDI Sumut dan Relawan mendapatkan pengarahan dari Ketua IDI Sumut, dr. Edy Ardiansyah, Sp.OG.

Didampingi Pembina IDI Sumut, Prof. Dr. Munar Lubis, Sp.A (K), Ketua IDI Sumut mengatakan pihaknya menggandeng Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemko Medan untuk menggalakkan Gerakan Sejuta Masker ini Sebagai upaya memutus penyebaran Covid-19.

Selain itu menurut Dr. Edy Ardiansyah, kegiatan pembagian masker juga sebagai tindak lanjut dilounchingnya gerakan 5 juta masker oleh Gubernur Sumut. Artinya ikatan profesi di Sumut (IDI) juga melakukan gerakan ini secara serentak bersama-sama agar dapat menekan penyebaran Virus Covid-19.

"Gerakan Sejuta Masker ini mudah-mudahan dapat memutuskan rantai penyebaran Virus Covid-19. Oleh karena itu Mari bersama kita melawan wabah Covid-19 dengan patuh menjalankan protokol kesehatan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Sumatera Utara khususnya di Kota Medan", katanya.

Dijelaskan Edy Ardiansyah, target IDI dari Program Sejuta Masker ini adalah orang-orang produktif yang keluar rumah. Oleh karena itu fokus sosialisasi dan pembagian Masker ini di Pasar dan Pusat Perbelanjaan. Untuk itu gerakan masker tetap harus dibuat secara serentak, agar jangan sampai ada satu daerah yang potensinya hilang tetapi daerah lainnya malah timbul.

Selanjutnya padaa saat pembagian masker dilakukan, masih banyak masyarakat yang berada di Pusat Pasar dan Medan Mall tidak mau mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah salah satunya mengenakan masker. Dengan sigap dan penuh semangat tim langsung memberikan masker sembari mengingatkan warga tersebut untuk mematuhi dan disiplin menjalankan protokol kesehatan salah satunya dengan menggunakan masker saat beraktivitas. (PM)

No comments