Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Polda Sumut Secepatnya Selesaikan Permasalahan Buruh/Pekerja Di PT Starindo Prima dan PT Yasanda

Medan | suaraburuhnasional.com –Massa buruh/pekerja yang tergabung di PC PC F SP KAHUT-KSPSI Kabupaten Deli Serdang yang didukung APBD-S...



Medan | suaraburuhnasional.com –Massa buruh/pekerja yang tergabung di PC PC F SP KAHUT-KSPSI Kabupaten Deli Serdang yang didukung APBD-SU (Aliansi Pekerja Buruh Daerah – Sumatera Utara) melakukan aksi unjuk rasa di Mapolda Sumut, Senin (24/8/2020) sekira pukul 10.00 Wib.

Kapolda Sumut yang diwakil Dir Intelkam menerima perwakilan pengunjukrasa di ruang Dit Intelkam Polda Sumut di lantai II, dalam pertemuan tersebut, Dir Intelkam berjanji akan secepatnya akan menyelesaian permasalahan kasus buruh/pekerja di PT. Starindo Prima yang sudah 7 tahun lama terjadi dan juga kasus di PT. Yasanda.

Di hadapan para perwakilan buruh yang hadir Dir Intelkam Polda Sumut meminta waktu paling lambat dua minggu untuk menjawab dan menyelesaikan permasalahan buruh/pekerja tersebut, dikarenakan kesibukannya yang sangat padat.

Pada kesempatan tersebut Ketua PC PC F SP KAHUT-KSPSI Kabupaten Deli Serdang Muhammad Sahrum menyampaikan pernyataan sikap yang pada intinya meminta Kapolda Sumut untuk dapat bijaksana dan berkeadilan untuk menetapkan, benar atau salah tindakan dan perbuatan Dinas Tenaga Kerja Sumut terkait kasus di PT. Starindo Prima.

Sehubungan dengan kasus pelanggaran hak-hak normatif di PT. Starindo Prima yang sudah 7 tahun tidak selesai diproses maka diminta agar Kapolda Sumut segera embatalkan hasil keputusan gelar perkara tanggal 31 Januari 2019 yang dibuat Disnaker Sumut, karena telah “cacat hukum”.

Juga agar memproses ulang semua kasus pelanggaran hak-hak normatif yang terjadi di PT. Starindo Prima dengan petugas Disnaker yang lain, diharapkan juga ada tindakan tegas terhadap petugas Disnaker Sumut yang tidak melaksanakan tugas dan kewajibannya, dikarenakan acara gelar perkara adalah ketentuan yang ditetapkan oleh Polri telah diselewengkan oleh Disnaker Sumut.

Pihaknya juga meminta petunjuk dan arahan dari Kapolda Sumut untuk menyelesaikan kasus buruh/perkerja ini, mengingat Disnaker Sumut terindikasi lupa dalam rngka menerapkan peraturan dan perundangan, dikarenakan rincian tuntutan yang dihitung mencapai Rp.12.765.289.000,-.

Pihak APBD-SU melalui Natal Sidabutar Kordinator juga turut menyampaikan pernyataan sikap terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan di Polda Sumut. Turut hadir di pertemuan tersebut Ketua DPD KSPSI Sumut CP Nainggolan, dan juga dari pihak Disnaker Sumut.





Sebelumnya, massa pekerja/buruh dari PC PC F SP KAHUT-KSPSI Kabupaten Deli Serdang yang didukung APBD-SU sempat melakukan orasi di depan pintu masuk dengan meneriakan tumpulnya supremasi hukum bagi pengusaha yang melakukan pelanggaran hak-hak normatif pekerja/buruh.

Massa pekerja/buruh PC F SP KAHUT-KSPSI Kabupaten Deli Serdang yang didukung APBD-SU yang terdiiri dari Baginda Harahap SBMI Sumut, Donal Sitorus DPC SBSI Kab. Deli Serdang, Ahmad Albar DPC SBSI 1992 Kab. Deli Serdang, Elfianti Tanjung, SH F.SP.NIBA-K.SPSI Sumut, Amrul Sinaga, SH SBSU, Parulian Sinaga, SH BPP Kesatuan Buruh Independen, Hera Yunita Siregar DPC F.SB KIKES KSBSI Kab. Deli Serdang, Roni Ramadani DPC SERBUNAS, Isrofi F.SP.LEM-KSPSI Kab. Deli Serdang, Amin Basri DPD FSPI-KPBI, Purwandi, SH PP KGB PETA. (Liputan Khusus Redaksi)

No comments