Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Rindu Harapkan Pilkada Torut yang Lebih Bermartabat

Toraja Utara, Sulawesi Selatan | Konstalasi politik Toraja Utara saat ini mulai meninggi jelang pendaftaran serentak pada tanggal 4 Sept...



Toraja Utara, Sulawesi Selatan | Konstalasi politik Toraja Utara saat ini mulai meninggi jelang pendaftaran serentak pada tanggal 4 September 2020, adapun di gadang gadang Torut (Toraja Utara) ada 3 calon bakal calon yang akan berkompetisi yakni Yohanes Bassang dan Frederik V. Palimbong, Kalatiku Paembonan dan Etha Paembonan, Yosia Rinto Kadang dan Yonatan Pasodung.

Ketua tim relawan Rindu Toraja Utara Dani Beba yang akrab disapa Pong Kaboro (foto) kepada media ini melalui saluran telepon Minggu (30/08/2020) mengatakan, bahwa dirinya bergabung dalam team Rindu singkatan Team pemenangan Yosia Rinto Kadang dan Yonatan Pasudung karena dinilai Yosia Rinto Kadang merupakan sosok yang aspiratif dengan semua elemen kelompok yang ada di Toraja Utara ini tercover dalam sosok Yosia Rinto Kadang dan Yonatan Pasodung.

"Alasan saya bergabung dan menjadi ketua team pemenangan Rindu karena Rindu merupakan sosok aspiratif yang dapat mengcover semua elemen masyarakat yang ada di Torut, kalau konstalasi politiknya saat ini meningkat, namun pihaknya menyesalkan adanya cara cara politik yang kurang santun yang di tunjukkan beberapa bakal calon ini, yang harusnya menunjukkan cara cara berpolitik santun kepada masyarakat," kata Pong Kaboro

Beberapa cara yang kurang santun yang di lakukan beberapa bakal calon Bupati seperti money politic, serta adanya intimidasi kepada camat dan Lembang yang diarahkan memilih salah satu calon namun bedanya dengan team Rindu kami hanya menjalankan perintah Paslon bupati untuk pertajam visi misi jika terpilih nanti.

"Saat ini ada juga kandidat yang melakukan intimidasi kepada camat dan Lembang untuk memilih salah satu kandidat, juga ada Paslon yang melakukan money politic agar memilih pasangan yang di maksud, dan kami dari Rindu selama ini mencoba mengedepankan etika politik santun sehingga masyarakat di beri pemahaman dengan baik agar nantinya memilih bupati yang benar benar dapat membawa perubahan bagi Toraja Utara,”ujarya.



Lanjut Pong Kaboro, bahwa janji janji dalam politik merupakan hal yang wajar sehingga di harapkan masyarakat cerdas dalam menentukan pilihannya jangan  tergiur politik uang yang imbasnya akan dirasakan lima tahun kedepan.

" Kami team Rindu di intruksikan untuk tidak melakukan kampanye hitam, dan money politic, calon Bupati Rinto juga mengharapkan agar team tidak menempatkan calon calon yang lain ini sebagai musuh karena mereka adalah putra putri terbaik Toraja Utara,mereka adalah teman dan partner kami itu yang di instruksikan Rinto kepada kami, dan juga Rinto mengharapkan agar pilkada Toraja Utara harus bermartabat.

Disamping itu kami juga berharap agar adanya akses kepada media agar pilkada ini dapat terlaksana secara transparan, jujur dan adil, yang tak kalah penting juga bagi penyelenggara pemilu agar dapat bersikap bijaksana dan adil serta tetap independen, serta yang tak kalah penting kami  berharap agar Pilkada Torut ini dapat terlaksana dengan damai dan aman pilihan boleh beda tapi tetap kita jaga persaudaraan karena kita adalah saudara," pungkasnya. (M Yasir/Gilang)

No comments