Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

BPOM Merauke Lakukan Sosialisasi Terkait Standar Kefarmasian

Merauke | suaraburuhnasional.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Merauke lakukan sosialisasi terkait pengawasan sed...



Merauke | suaraburuhnasional.com - Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Merauke lakukan sosialisasi terkait pengawasan sediaan farmasi di sarana pelayanan kefarmasian dan pengawasan secara daring, Selasa (15/09/2020).

Menurut Kepala Loka POM di Kabupaten Merauke, Agustince Merimon S, Fram, Apt kepada awak media bahwa, sosialisasi tersebut adalah tentang standar kefarmasian dan sosialisasi pengawasan secara daring kepada APJ yang ada di Kabupaten Merauke.

"Tujuan kami menyampaikan ini karena daring ini adalah hal yang baru maka kami mensosialisasikan kepada teman-teman APJ agar mereka bisa tau dan dapat menerapkannya," tuturnya.

Lebih lanjut kata dia, peserta kegiatan sosialisasi tersebut dari Apoteker atau penanggung jawab apotik, PBF, sarana pelayanan kefarmasian dan juga dari Rumah Sakit. "Selama ini untuk sarana pelayanan kefarmasian rutin dilaksanakan sesuai dengan perencanaan jadwal yang sudah kami tetapkan. Jadi kami punya fungsi pengawasan, Fungsi inspeksi yang rutin kepelayanan Farmasian," demikian Agustince Merimon S, Fram, Apt.

Di saat yang sama awak media sempat mewawancarai Kepala Balai Besar POM di Jayapura, Sukardi Darma, S.Si, Apt, dirinya menambahkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh Loka POM Merauke sangat baik. Hal ini sebagai tanggung jawab untuk memberikan informasi edukasi ke masyarakat.




Terutama kepada pelaku usaha, Apoteker atau yang bekerja sebagai penanggung jawab sarana kefarmasian, baik itu di Apotik, Rumah Sakit, dan pedagang besar kefarmasian yang ada di wilayah Merauke. Tentu saja kata dia, dengan adanya komunikasi, informasi, dan edukasi seperti ini Apoteker akan semakin paham akan tanggung jawabnya, paham dengan adanya sistem secara daring.

"Bisa dilakukan dan bekerja sama dengan sistem elektronik farmasi yang sudah dapat izin berdasarkan ketentuan, karena ketentuan tersebut sudah berlaku sejak Juli bulan lalu dari BPOM dan kami akan terus melakukan pendampingan yang cukup kepada teman-teman atau pun para pelaku usaha agar peraturan ini dapat efektif dan efesien berlaku di masyarakat," tutup Sukardi Darma, S.Si, Apt. (Nasrun Labata/Hidayat Baadilla/M. Yasir)

No comments