Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Diduga Tak Dapatkan Lahan, Proyek MCK Terkesan Dipaksakan

Tanjung Beringin | suaraburuhnasional.com - Pelaksanaan pembangunan MCK dari anggaran APBD Kabupaten Serdang Bedagai lewat Dinas Perumah...



Tanjung Beringin | suaraburuhnasional.com - Pelaksanaan pembangunan MCK dari anggaran APBD Kabupaten Serdang Bedagai lewat Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai diduga terkesan dipaksakan. Hal ini terlihat dari pantauan di lapangan oleh awak media ini, Jumat (11/9/2020) pukul 15.30 Wib.

Salah satunya yang berada di Desa Mangga Dua kecamatan Tanjung Beringin. Penempatan lokasi bangunannya berada di lingkungan sekolah SMP Negeri 3 Tanjung Beringin.

Padahal Mandi Cuci Kakus (MCK) yang anggaran sebesar Rp.451.625.000 dari Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Serdang Bedagai tersebut diperuntukan untuk umum, namun kenyataannya lokasi penempatan tersebut berada di lokasi sekolah yang dikelilingi pagar sekolah.

Keadaan ini jelas pemanfaatan MCK yang dibangun tidak maksimal, karena hanya khusus buat siswa, guru, dan staf-staf di sekolah itu saja, sedangkan sekolah SMP Negeri 3 Tanjung Beringin tersebut sudah lengkap memiliki MCK sendiri.

Selanjutnya awak media ini mendatangi pihak Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Tanjung Beringin dalam hal mempertanyakan MCK yang dibangun  dilokasi sekoah tersebut. Namun Kepala Sekolah terkait, tidak berada di tempat. Dan awak media ini juga mencoba menghubungi lewat telepon seluler tapi juga tidak menjawab.

Saat media ini melakukan peninjauan bangunan tersebut, dan berbincang dengan kepala tukang yang tidak menyebutkan namanya, Jumat (11/9/2020) mengatakan ini sudah dikerjakan dan berjalan sudah dua minggu. Sedangkan para pekerjanya sebagian dari orang tempatan dan sebahagian lagi didatangkan dari luar kecamatan.



Lebih lanjut, pada hari yang sama awak media ini juga mencoba menghubungi Kadis Perkim Sergai Martiam lewat SMS dan membalas SMS nya,"coba cari solusi, jangan hanya protes" selanjutnya balasan SMS kedua,"ok kita tanya ke Polmas nya ya,"jawab Kadis Perkim singkat.

Dari kerterangan Kadis Perkim Sergai Martiam tersebut, bisa diartikan, untuk mencari hibah lahan masyarakat sulit, akan tetapi aneh tim pelaksana MCK tersebut diambil dari masyarakat. Sampai berita ini diterbitkan, pihak dinas terkait belum ada jawaban mengenai pembangunan MCK di lokasi sekolah SMP Negeri 3 Tanjung Beringin. (Her)

No comments