Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Marelan Rawan Zona Hitam, Keseluruhan Medan Bisa Kena Imbasnya

Medan | suaraburuhnasional.com - Ramainya aktivitas warga di sepanjang Marelan membuat Tim Terpadu Monitoring Penegakan Disiplin Protokol Ke...




Medan | suaraburuhnasional.com - Ramainya aktivitas warga di sepanjang Marelan membuat Tim Terpadu Monitoring Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 Medan Metropolitan (Mebidang) bergerak ke lokasi Sabtu malam (19/9/2020).

Fokus tim memang akan difokuskan di pusat keramaian Marelan, antara lain adalah Marelan Night Market. Di sepanjang Marelan memang sangat gampang sekali ditemui orang yang abai terhadap protokol kesehatan. 

Wakil Ketua Satgas Tim Pendisiplinan Protokol Kesehatan Kolonel Infanteri Azhar Mulyadi menunjukkan kesan pertamanya begitu dihadap-hadapkan dengan keadaan masyarakat di sana. “Kami cukup terkejut melihat ramainya daerah ini, dan selama saya bertugas ini daerah yang paling tinggi pelanggarannya,” kata Azhar. 

Operasi itu terus berlanjut dengan menyusuri titik-titik ramai di Marelan, yakni di kawasan Tanah 600, Pasar V Marelan, Platina, hingga Marelan Raya. Azhar semakin tegas begitu tiba di salah satu lapak kuliner, Marelan Night Market. Lokasi itu tampak dibanjiri lautan manusia dengan sekitar 1000 orang berada di sana tanpa berjaga jarak dan sebagian lagi tak pakai masker. 

 Alhasil, pengelola langsung didatangi tim demi meminta keterangan tentang maksud dan tujuan pengelola yang terkesan membiarkan. “Kami tak ingin mengganggu usaha masyarakat. Saya hanya ingin menegakkan aturan. Bayangkan kalau ada di antara satu ini yang kena (Corona), bisa-bisa jadi klaster baru,” kata Azhar setelah memberi arahan dan penindakan kepada pengelola. 

Dia meminta semua pengelola agar saling mengerti. Tegas kepada pengunjung tentang protokol kesehatan adalah salah satu cara yang dianjurkan kepada pengelola lapak. Selama inspeksi tim menindak 335  pelanggar protokol dengan sanksi fisik ringan, membagikan 700 buah masker, 8 orang di-BAP, dan sisanya diberi teguran lisan. Tim turut prihatin melihat warga abai terhadap kesehatannya sendiri. 

Kondisi di Marelan harus menjadi fokus utama pemerintah dalam menekan laju penyebaran wabah. Sebagaimana yang diketahui, kasus positif di Medan per hari Senin 21 September mencapai 5.174 orang dan yang meninggal mencapai 226 orang. (Rio)

No comments