Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Menanti Ayam Kinantan Bertaji Lagi

Medan | suaraburuhnasional.com - Mengakhiri musim 2019/2020 dengan buruk membuat warga semakin abai terhadap PSMS Medan. Mungkin sebagian wa...




Medan | suaraburuhnasional.com - Mengakhiri musim 2019/2020 dengan buruk membuat warga semakin abai terhadap PSMS Medan. Mungkin sebagian warga sudah lupa apakah PSMS masih ada atau tidak. Meski begitu, manajemen PSMS tetap berupaya menaikkan marwah tim kebanggaan warga Medan dengan mendatangkan pelatih baru, Philep Hansen pada Januari lalu. 

Namun, tak disangka-sangka, PSMS tiba-tiba tumbang 0-1 kala melawan tim antah berantah dalam laga uji coba sebelum memulai Liga 2 musim 2020/2021 di stadion Teladan Medan, Rabu (16/9/2020) kemarin. Hasil tersebut membuat suporter setia Ayam Kinantan mempertanyakan kualitas mantan pelatih PSPS Pekanbaru itu. 

Philep Hansen tak bergeming. Dia membela diri dengan mengatakan bahwa hasil pertandingan uji coba yang lainnya menuai hasil, dan yang kalah ini seharusnya jadi evaluasi. “Apakah kekalahan 1-0 itu langsung habis saya? Kalau gitu, tim itu (tim lawan) saja suruh jadi pelatih (PSMS); kalau memang itu barometernya,” tambah si pelatih. 

Philep juga membeberkan bahwa sejak awal kehadirannya di tim Ayam Kinantan tak mendapat respons yang baik. Semua seakan bermusuhan dengannya, mulai dari kalangan suporter, internal PSMS hingga pemain.  “Sejak datang kemari saya sudah tak nyaman, karena ada Mr. X (oknum).”ungkapnya. 

Meski tak menyebut nama, Philep menduga bahwa oknum tersebutlah yang mengkoordinir para suporter hingga pemain agar menentang keberadaannya di skuat pelatih Ayam Kinantan. Tak lama, Philep Hansen resmi didepak dari kursi pelatih oleh keputusan manajemen.

Jawaban Manajemen

Manajer PSMS Mulyadi Simatupang memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Philep Hansen. “Apa pun hasil uji cobanya kemarin, tidak ada hubungannya dengan keputusan ini. Karena kita sudah melakukan evaluasi menyeluruh,” katanya saat dijumpai wartawan di Sekretariat PSMS di lapangan Kebun Bunga Medan. 

Dengan mundurnya sang pelatih, rupanya manajemen sudah menyediakan penggantinya dengan cepat. PSMS Medan kini resmi dilatih oleh pria asal Brazil Mario Gomez de Oliviera, yang sebelumnya juga pernah melatih Madura United.  “Semua sudah dipertimbangkan. Tidak ada intervensi. Ini semua demi kebaikan PSMS,” lanjut Mulyadi menampik berbagai spekulasi.




Harapan Ke Liga I

Agenda pelatih mulai bergulir. Sesi latihan dilakukan dengan khidmat di Stadion Teladan Medan. Gomez berjanji akan bersungguh-sungguh dalam membawa tim ke Liga I. “Di sini kita akan melihat dulu permainan mereka melalui permainan mini. Saya ingin melihat posisi dari masing-masing pemain,” ujar sang pelatih, Mario Gomez, Sabtu (19/9/2020). 

Mengenai kenapa memilih Stadion Teladan untuk menjadi tempat latihan, pelatih yang akrab disapa Gomes ini menyatakan agar para pemain terbiasa mengingat PSMS Medan menjadi tuan rumah Liga 2. Seperti yang diketahui, nantinya PSMS akan menjadi tuan rumah Liga 2 Grup D dalam musim turnamen 2020/2021. “Kita berkeinginan membawa PSMS ke Liga I,” kata Gomez menebar harapan.

Pemain pun tampak antusias dan bersungguh-sungguh. Mereka berharap dapat promosi ke Liga utama.  Gonta-ganti pelatih sudah dipertontonkan ke publik. Belanja pemain pun digadang-gadang. Prestasi PSMS kini ditunggu warga.  “Siapa pun pelatihnya, kami akan berlatih serius,” sambut Legimin Raharjo, sang legenda Kinantan. (Rio)

No comments