Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Beberapa Tempat Usaha Penyebab Kerumunan Warga Ditutup Aparat, Sebagian Dibubarkan

Medan | suaraburuhnasional.com - Sedikitnya tiga kafe dan satu restoran cepat saji di Medan ditutup, Sabtu (03/10/2020) oleh aparat gabungan...




Medan | suaraburuhnasional.com - Sedikitnya tiga kafe dan satu restoran cepat saji di Medan ditutup, Sabtu (03/10/2020) oleh aparat gabungan dari Satuan Tugas Covid-19 wilayah Medan, Binjai, Deli Serdang yang dipimpin Kolonel Infanteri Azhar Mulyadi selaku wakil Satgas Covid-19 Sumut. 

Penutupan itu dikarenakan para penyedia usaha dianggap tidak mengindahkan protokol kesehatan. Tempat-tempat itu adalah, D’tonga Rooftop, Beer Corner, dan High5 Bar di kawasan Medan Baru, serta satu restoran Foodcourt Mega Park di bilangan Helvetia. 

Azhar mengatakan, tempat-tempat tersebut abai terhadap protokol. Bahkan salah satunya mengadakan pesta yang dihadiri sekitar ratusan pengunjung sementara kapasitas tempat sangat tidak mumpuni untuk menampung pengunjung sebanyak itu. “Jumlah manusia yang sangat banyak, berkerumun, tidak ada jarak lagi di situ," katanya. 

Langkah itu diambil lantaran pemilik usaha dianggap terus melanggar protokol kesehatan, padahal sebelumnya sudah dilayangkan teguran oleh tim satgas.“Kebanyakan yang datang ke kafe anak-anak muda, remaja. Ini memprihatinkan,"tegasnya.

Setelah menutup tempat-tempat itu, tim melanjutkan razia ke beberapa lokasi yang menjadi pusat keramaian, yang sebelumnya juga sudah dilayangkan berupa teguran dari Dinas Pariwisata Pemko Medan. 

Alhasil, tim mendapati kerumunan warga di tiga kafe dan dua tempat hiburan malam di daerah Dr Mansyur Medan. Ketiga kafe itu adalah, Nominal, Champion, dan Pos Kuphi. Sedangkan dua tempat hiburan malam adalah, Krypton dan Electra.

Kerumunan warga di tempat-tempat itu langsung dibubarkan begitu tim mendekat. “Ada pelaku usaha yang tampaknya tidak peduli, tidak mau tahu walau sudah diperingatkan. Mudah-mudahan, ini tidak terjadi lagi. Dan untuk para pelaku usaha, terapkanlah protokol kesehatan,” ujarnya. Azhar berharap, dengan tindakan tegas yang dilakukan timnya dapat membangkitkan kesadaran tentang betapa pentingnya protokol kesehatan. (Rio)

No comments