Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Bukan Buruh dan Mahasiswa, Pegawai dan Tenaga Medis Honorer RSUD Aekkanopan Ramaikan DPRD Labura Adukan Uang Jasa BPJS Tidak Cair

Aekkanopan, Labura | suaraburuhnasional.com - Kembali kantor DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) diramaikan oleh massa, Kamis (15/10/2...




Aekkanopan, Labura | suaraburuhnasional.com - Kembali kantor DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) diramaikan oleh massa, Kamis (15/10/2020) kali ini yang meramaikan bukan buruh melainkan para pegawai dan tenaga medis yang bekerja di RSUD Aek Kanopan Kab. Labura.

Konvoi alias ramai - ramai pegawai dan tenaga medis honorer RSUD Aek Kanopan Kab. Labura mendatangi Kantor DPRD Kab. Labura di Jalan utama Lintas Sumatera Utara, Kecamatan Kualuh Hulu Kab. Labura. Kedatangan rombongan para pegawai dan tenaga medis honorer di kantor DPRD Kab. Labura untuk melaporkan nasib mereka yang hingga saat ini pembagian besaran uang jasa BPJS hingga saat ini tidak cair.

Mereka datang ingin bertemu langsung dengan para anggota DPRD Komisi C untuk mengadukan nasib para pegawai dan tenaga medis honorer, tentang jasa pegawai dan tenaga honorer yang tidak dihargai oleh Dirut RSUD Aek Kanopan, yang dianggap kurang bertanggung jawab terkait masalah perbedaan pembagian dalam besaran jasa BPJS.

Para pegawai dan tenaga medis honorer yang selama ini bekerja telah melaksanakan tugasnya dengan baik, dan mematuhi segala aturan dan peraturan di RSUD Aek Kanopan, yang secara kinerja berhubungan langsung dengan pasien, baik umum maupun pasien Covid 19, malah justru mendapatkan jasa yang lebih rendah.

Peristiwa tersebut sudah berulang kali disampaikan kepada pihak manejemen supaya memperhatikan mereka tetapi hingga saat ini belum ada jalan keluar yang terbaik diterima oleh pegawai dan tenaga medis honorer di RSUD Aek Kanopan.

Namun sangat disayangkan, tak seorangpun anggota DPRD Kab. Labura tidak ada yang hadir untuk menyambut kedatangan rombongan pegawai dan tenaga medis honorer RSUD Aek Kanopan di kantor DPRD Labura, kami merasa sangat kecewa karena perwakilan dari rakyat dewan yang terhormat tidak satu orangpun berada di tempat,”ujar rombongan ini.




Adapun tuntutan kami yang mau kami sampaikan kepada komisi C DPRD Kab.Labura ada 7 poin yaitu, 1. Bahwa kami selaku pekerja RSUD Aek Kanopan hendak mengadukan permasalahn kami kepada wakil rakyat dalam hal ini Anggota DPRD yang duduk di Komisi C DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara yang membidangi permasalahan kesehatan.

2. Bahwa pengadaan ini semata-mata merupakan hak pekerja sebagai rakyat agar suaranya dapat di dengar dan masalahnya dapat terselesaikan, dimana sudah menjadi kewajiban para anggota DPRD untuk memberikan sarana-sarana pendukung yang dapat mendukung aspirasi pekerja tersebut.

3. Bahwa pekerja selama bekerja di RSUD telah bekerja dengan baik dan telah mentaati segala aturan yang ada serta memberikan sumbangsih yang besar untuk berjalannya pelayanan kesehatan di RSUD Aek Kanopan.

4. Bahwa kerja keras kami sebagai petugas pelayanan yang sangat berisiko tinggi yang bahkan bisa menyebabkan kematian tersebut ternyata tidak di hargai yaitu dengan adanya perbedaan dalam pembagian besaran jasa BPJS yang ternyata justru kami yang berhubungan langsung dengan pasien malah mendapatkan jasa yang jauh lebih rendah.

5. Sudah berulangkali kami mengingatkan dan meminta perhatian dari manejemen tapi hingga saat ini belum ada kami terima jalan keluar yang terbaik untuk semua pekerja di RSUD Aek Kanopan.

6. Bahwa berdasarkan pasal 22 ayat (1) Peraturan Pemerintah No 1 Tahun 2011 yang menyebutkan bahwa. "DPRD dalam melaksanakan tugasnya berhak meminta Pejabat Negara, Pejabat Pemerintahan, Warga masyarakat untuk memberikan keterangan tentang sesuatu hal yang penting di tangani demi kepentingan negara, bangsa pemerintahan dan pembangunan".

7. Bahwa berdasarkan hal-hal tersebut diatas maka melalui surat ini kami mohon kepada DPRD Labura Komisi C Kabupaten Labuhanbatu Utara untuk menerima pengaduan kami dan menindaklanjuti aspirasi pekerja RSUD Aek Kanopan dengan diterima untuk beraudiensi serta memanggil manejemen RSUD Aek Kanopan untuk diminta pertanggung jawabannya dengan fungsi pengawasan DPRD. (P. Lbs)

No comments