Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Dinas PMD Harus Tegas Terhadap Kades Kampung Kapas II dan Diminta Penegak Hukum Turun Tangan

Madina | suaraburuhnasional.com - Kepala Desa Kampung Kapas II Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara telah ...




Madina | suaraburuhnasional.com - Kepala Desa Kampung Kapas II Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara telah membuat kaur-kaurnya ataupun aparatnya hanyalah sebagai simbol padahal kaur kaur yang dipilihnya tidak pernah turun tangan baik dalam musyawarah ataupun kegiatan lainnya di Desa Kampung Kapas II. 

Sewaktu ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (LSM TAMPERAK) Kabupaten Mandailing Natal Muhammad Yakub Lubis berkunjung ke desa tersebut beberapa masyarakat Kampung Kapas II mengatakan, bahwa setahu mereka kaur kaur di Desa itu bukan yang di papan struktur desa itu karena setahu mereka Kaur Umum berinisal SI sementara yang tertulis ataupun yang di SK kan adalah anaknya. 

Begitu juga Kaur Pembangunan dan Pemerintahan serta Kaur Keuangan atau Bendahara yang semuanya kaur ini yang berada SK adalah anaknya malahan bapaknya yang bekerja tak ubahnya dibuat seperti tameng kemungkinan persyaratan bapaknya tidak memenuhi syarat ataupun tidak memiliki ijazah SMA. 

Yang mengherankan adalah salah kaur berada di luar negeri yaitu Kaur Umum akan tetapi berperan adalah bapaknya, seperti ini sifat sifat dari kepala desa yang memiliki nepotisme karena karena kaur kaur yang dibentuknya adalah keluarga dekat dari kepala desa,”itulah informasi dari masyarakat sewaktu dikomfirmasi. 

Dalam hal ini kepala desa tersebut sudah melanggar peraturan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, padahal masih banyak yang mempunyai ijazah SMA di kampung itu akan tetapi bagaimana supaya keluarga dekat dijadikan kaur kaur di daptarkanlah ijazah anak anak mereka.




Untuk itu diminta kepada penegak hukum dan Dinas PMD supaya tegas untuk memanggil dan memeriksa Kepala Desa Kampung Kapas II Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal karena sudah jelas mengangkangi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 tahun 2017 tentang Pembentukan Perangkat Desa. 

Karena ini sudah menjadi atau suatu pembicaraan yang muncul di tengah masyarakat Desa Kampung Kapas II itu sendiri, karena kepala mementing pribadinya dari pada masyarakatnya. Karena masih banyak yang mampu kenapa itu dibuat padahal mereka itu tidak memenuhi syarat untuk menjadi kaur ataupun aparat desa,”kata sebagian masyarakat sewaktu dikomfirmasi Kamis (22/10/2020) di desa. Dalam hal ini diharapkan kepada pemerintah setempat supaya segera cepat memanggil dan memeriksa Kepala Desa Kampung Kapas II Kecamatan Sinunukan Kabupaten Mandailing Natal. (Mn)

No comments