Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Kepala SD Negeri 056 Aek Nauli Kecamatan Naga Juang Diduga Palsukan Tanda Tangan

Madina | suaraburuhnasional.com - Kepala Sekolah Dasar Negeri Nomor 056 Aek Nauli di Desa Tambiski Kecamatan Naga Juang kabupaten Mandailing...




Madina | suaraburuhnasional.com - Kepala Sekolah Dasar Negeri Nomor 056 Aek Nauli di Desa Tambiski Kecamatan Naga Juang kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara diduga keras telah memalsukan tanda tangan komite dan guru-guru atau tenaga pendidik yang ada di sekolah tersebut. 

Informasi tersebut di dapat dari anggota komite sekolah dan beberapa guru sewaktu dikomfirmasi oleh beberapa anggota Lembaga Swadaya Masyarakat Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (LSM TAMPERAK) beberapa Minggu yang lalu.

Dalam hal ini Ketua LSM TAMPERAK Muhammad Yakub Lubis menyatakan kepada Kabiro media online suaraburuhnasional.com, Senin (26/10/2020), bahwa kepala sekolah tersebut sudah melakukan pelanggaran pemalsuan tanda tangan padahal kegunaan tanda tangan adalah salah satu persyaratan untuk pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). 

Kepala SD Negeri 056 Aek Nauli Desa Tambiski Kecamatan Naga Juang itu telah melakukan pelanggaran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3 Tahun 2019 tentang bagaimana Teknis Bantuan Operasional Sekolah.

Keterangan dari beberapa guru kepada anggota LSM TAMPERAK yang pertama rapat komite dengan dengan guru tidak pernah dilaksanakan padahal itu adalah salah satunya persyaratan teknis tentang pencairan biaya operasional sekolah yang kedua di duga keras telah melakukan pemalsuan tandatangan di karenakan tidak pernah nya di laksanakan musyawarah tersebut . 

selanjutnya pengakuan daripada tenaga pengajar yang berstatus honor komite ada lebih kurang empat tenaga pendidik yang berstatus honor komite mereka cuma menerima gaji Rp300.000/perbulannya. Padahal pengakuan kepala sekolah kepada anggota LSM TAMPERAK yang diberikan kepala sekolah katanya Rp400.000 setiap bulannya, dalam hal ini kepala sekolah tersebut sudah melakukan pombohongan publik, berarti setiap bulannya telah dipotong Rp100.000 setiap bulannya.

Maka dalam hal ini diminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal supaya dapat melakukan tim auditor terhadap Kepala SD Negeri Nomor 056 Aek Nauli di Tambiski Kecamatan Naga Juang dikarenakan banyak sekali peraturan dan perundang-undangan yang dilanggar kepala sekolah tersebut mulai dari Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2019 dan Perbup Nomor 27 Tahun 2019 tentang Bantuan Operasional Sekolah dan peraturan BPK.  





Padahal jika dilihat dari kondisi sekolah nampak kurang perawatan, sementara dana BOS bisa dibuat untuk melakukan rehab ringan, sewaktu anggota LSM TAMPERAK mengambil dokumentasi sekolah tersebut memang betul betul kurang perawatan, padahal pentingnya sarana pendidikan itu untuk anak anak sekolah.

Terkait dugaan pemalsuan tanda tangan itupun bukan hal yang itu sudah jelas ada tindak pidananya atau disebut dengan pasal berlapis karena pemalsuan tanda tangan untuk melakukan pencairan uang dana BOS dan dananya pun tidak tepat guna melihat daripada kondisi sekolah SD Negeri 056 Aek Nauli di Tambiski Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal tersebut. (Mn)

No comments