Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Personil Polres Labuhanbatu Amankan Beberapa Orang Pendemo yang Akan Berbuat Anarkis

Aek Kanopan, Labura | suaraburuhnasional.com - Kurang merasa puas menyampaikan aspirasinya, pendemo yang mengatas namakan Aliansi Mahasiswa ...




Aek Kanopan, Labura | suaraburuhnasional.com - Kurang merasa puas menyampaikan aspirasinya, pendemo yang mengatas namakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Labura yang telah melaksanakan demo di kantor DPRD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Kab. Labura), Jumat (9/10/2020) lalu, kini mereka kembali melakukan hal yang sama Senin (12/10/2020) demo di kantor DPRD Kab. Labura yang mengundang perhatian orang - orang yang melintas di jalan utama lintas Sumatera Utara.

Dalam pantauan awak media di lapangan hari ini pendemo sebahagian diterima di halaman kantor DPRD dari kejauhan kelihatan hanya satu dua orang anggota DPRD yang hadir saat itu untuk mendèngarkan tuntutan mereka supaya UU Cipta Kerja dibatalkan, setelah menyampaikan aspirasinya pendemo keluar dari halaman kantor DPRD sekira pukul 12.44 Wib.

Ada pihak yang tidak bertanggung jawab yang ingin merubah situasi damai menjadi rusuh/anarkis yang membawa ban untuk dibakar di tengah jalan lintas utama, tetapi personil Polres Labuhanbatu menganankan tindakan hal tersebut sehingga kesusuhan tidak terjadi.

Situasi semakin memanas para pendemo setelah meninggalkan halaman kantor DPRD langsung menuju kantor Mapolsek Kualuh Hulu entah apa maksud dan tujuan mereka sehingga terjadi kemacetan arus lalu lintas di depan kantor Mapolsek Kualuh Hulu.

Kemudian pendemo memecahkan botol dan menuju kantor Mapolsek Kualuh Hulu sehingga terjadi aksi kejar-kejaran dalam aksi tersebut personil Polres kembali mengamankan seorang pendemo, kerena situasi semakin memanas akhirnya mobil water canon polisi tiba di Mapolsek Kualuh Hulu.






Sebahagian warga Aek Kanopan yang tidak bersedia menyebutkan jati dirinya ketika dikonfirmasi media ini mengatakan,"entah apa yang dituntutnya Presiden Pak Jokowi sudah konferensi pers tentang UU Cipta Kerja, ditanya mereka bukan tau apa yang dituntutnya pasal berapa ngak tau," ujar ibu - ibu yang berada di lokasi Pasar Rakyat Aek Kanopan.

Sementara ayah - ayah di lokasi mengatakan,"anak - anak sebegini sambil mempraktekkan tangannya kok ikut - ikutan ya anak siapa itu pecah pecahi botol lagi, kalau mahasiswa ditangkap ya ditangkaplah bukan lari seperti itu, mungkin itu bukan mahasiswa kali asal ikut - ikutan saja," ujar ayah - ayah tersebut. Pantauan media sampai berita ini diturunkan situasi di Labura masih aman, tertib dan terkendali demo tersebut dikawal ketat oleh personil Polres Labuhanbatu yang bekerja sama dengan TNI. (P.Lbs)

No comments