Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Reses di Merauke, Anggota Komisi IV DPR RI Sulaeman Hamzah Serap dan Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Merauke | suaraburuhnasional.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, H. Sulaeman L. Hamzah melakukan Reses dan serap aspirasi masyarakat ...




Merauke | suaraburuhnasional.com - Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, H. Sulaeman L. Hamzah melakukan Reses dan serap aspirasi masyarakat di Kampung Hidup Baru dan Kampung Bersehati Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua, Selasa (20/10/2020).

Selain menyerap aspirasi dari masyarakat, Anggota Komisi IV DPR RI Dapil Papua ini juga memberikan bantuan 50 sak semen untuk Gereja Katolik Stasis Santo Yakobus Kampung Hidup Baru yang sebelumnya sudah dibantu 20 juta dan yang hampir rampung proses pembangunannya.

Sulaeman yang salah satu dari 10 anggota dewan RI, perwakilan dari Papua ini memang sangat terkenal dengan bantuan alat pertanian dan alat-alat untuk para nelayan terkhusus untuk bantuan alat pertanian yang di sumbangkan atau disalurkan ke Kabupaten Merauke kurang lebih 500 alat pertanian yang disalurkan kepada petani-petani Merauke.

"Bapak ibu sekalian, kehadiran saya disini karena  tugas negara, saya harus melaksanakan kewajiban untuk reses dan karena bidang saya dipertanian sehingga saya tidak pernah lupa bahkan setiap saat saya juga komunikasi dengan beberapa warga di sini olehnya itu saya tahu keadaan di sini," ungkapnya kepada masyarakat didampingi anggota DPR Papua, Fauzun Nihayah dan pengurus NasDem Merauke.

"Alat pertanian yang selama ini saya berikan memang masih jauh dari harapan karena luas wilayah terlalu luas dan petani kita di Merauke saja dengan luas lahan yang ada membutuhkan ribuan alat, sementara di Merauke ini kurang lebih 500 alat pertanian yang saya salurkan dan untuk se-Papua kurang lebih seribu tapi itu juga masih jauh dari harapan," katanya lanjut.

Sedangkan di Merauke kata Sulaeman, masyarakat yang dapat dari 500 alat itu baru segelintir kelompok dan tidak semua kampung beruntung mendapatkan pembagian jatah aspirasi. "Ada dua jalur bantuan alat pertanian yaitu reguler dan nonreguler kalau reguler ini adalah bantuan dari dinas Pertanian sedangkan non reguler adalah bantuan dari aspirasi yang saya perjuangkan untuk bapak ibu," jelasnya.






Dirinya pun menambahkan bahwa di bulan-bulan kemarin sempat ada yang menyalahkan kalau itu bukan aspirasi darinya, namun kata dia perlu di ketahui bahwa jatah dinas reguler pun dirinya yang berbicara di sana baru bisa terpenuhi kemudian kementrian menyalurkan ke Dinas Pertanian Merauke.

"Tapi sebagian besar bantuan itu dari aspirasi saya karena saya yang perjuangkan saya yang minta untuk kepentingan masyarakat kepentingan konstituen di Dapil saya untuk bapak ibu sekalian yang ada disini. Itulah hal-hal yang saya sudah kerjakan tentunya masih banyak kekurangan sehingga kehadiran saya dalam reses ini saya juga minta ada saran dan pendapat ada koreksi terhadap saya untuk perbaikan-perbaikan kita kedepan bisa melalui Rumah Aspirasi yang sebagai direktur eksekutifnya ibu Fauzun," demikian H. Sulaeman L. Hamzah. (Nasrun Labata/Hidayat Baadilla)

No comments