Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Sering Keluhkan Jalan Rusak, Masyarakat Jagebob Siap Dukung Calon Bupati Merauke Hendrikus Mahuse

Merauke | suaraburuhnasional.com - Persoalan infrastruktur jalan di Kampung Jegob menuju kota Merauke dari tahun ke tahun selalu dikeluhkan ...




Merauke | suaraburuhnasional.com - Persoalan infrastruktur jalan di Kampung Jegob menuju kota Merauke dari tahun ke tahun selalu dikeluhkan warga masyarakat disana. Hal ini disampaikan oleh salah satu warga disana, Semki Balagaize. Kata dia, masalah jalan ini selalu jadi keresahan warga Jagebob terkhusus Jagebob 10. Sabtu (17/10/2020).

Semki mengaku pernah terlibat dalam konstelasi politik Pilkada Merauke menjadi tim sukses. Salah satu harapan dari dirnya dan masyarakat kepada calon Bupati saat itu adalah perbaikan jalan, namun sampai sekarang belum terealisasi.

Sehingga, kata dia kedepan benar-benar akan memilih calon Bupati dan Wakil Bupati yang amanah dan menepati janji untuk memperbaiki akses jalan untuk masyarakat. "Kami di Jagebob 4 lokasi ini sering bertanya kami ini sebenarnya milik siapa. Kan kami ini milik pemerintah jadi setiap keluhan masyarakat pemerintah harus lihat. Pengalaman kami alasan dari dulu ini jalan provinsi dan pusat tapi masyarakat tidak tahu itu, yang kami tahu ini tugas pemerintah," jelasnya.

Dirinya dengan tegas langsung menyampaikan dukungan resmi kepada salah satu Calon Bupati Merauke yaitu Hendirikus Mahuse yang telah turun langsung ke masyarakat dan mendengar aspirasi masyarakat disana.



 

"Saya lihat harapan dan dukungan kami sepenuhnya jatuh ke beliau Hendrikus Mahuse atau pasangan Hermes, waktu dengar berita beliu ingin maju menjadi Bupati Merauke sudah ada gambaran untuk memilih beliau karena dari keluarga saya juga sama pilihan," terang warga Jagebob 10 tersebut.

Selain infrastruktur jalan, dirinya mengatakan bahwa calon Bupati Merauke Nomor urut satu (1) tersebut juga akan memperhatikan pertanian, perkebunan dan makanan khas Papua yaitu sagu. Dirinya berharap kedepan ada alat modern yang bisa digunakan untuk pangkur sagu. (Nasrun Labata/Hidayat Baadilla)

No comments