Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Kendala Jaringan Internet, Simulasi AKM Siswa SMKN 1 Okaba Hari Ini Gagal Dilaksanakan

Okaba | suaraburuhnasional.com - SMK Negeri 1 Okaba yang terletak di Kampung Es Wambi Distrik Okaba hari ini, Selasa, 17 November 2020 gagal...




Okaba | suaraburuhnasional.com - SMK Negeri 1 Okaba yang terletak di Kampung Es Wambi Distrik Okaba hari ini, Selasa, 17 November 2020 gagal mengikuti Simulasi Skala Besar Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) Siswa secara online dikarenakan kendala jaringan internet. 

Kegiatan Simulasi AKM Siswa yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan ini dijadwalkan berlangsung satu hari untuk seluruh SMK dan bertujuan untuk menguji kemampuan siswa pada literasi dan numerasi. 

Sehubungan dengan rencana perubahan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) menjadi Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) pada tahun 2021, Kementrian Pendidikan mengadakan simulasi penilaian kompetensi mendasar pada siswa di seluruh Indonesia. 

Kepala SMK Negeri I Okaba, Arnoldus Asgon, S.Ag mengatakan bahwa siswanya gagal mengikuti simulasi AKM hari ini dikarenakan jaringan internet yang tidak lancar sehingga tidak bisa masuk ke link soal. 

SMK Negeri 1 Okaba yang telah ditunjang oleh perangkat Visat dan sebuah laboratorium komputer telah menyiapkan siswa siswi peserta Simulasi AKM namun hingga waktu yang terjadwalkan akses tidak dapat dijangkau. 

Diungkapkan oleh Proktor SMK Negeri I Okaba, Kukuh Manunggal Manik bahwa permasalahannya ada pada bandwidth internet yang terlalu rendah yang mana pada hari ini hanya bisa 1 Mbps. Tambahnya lalu lintas internet ke link Ujian Berbasis Komputer Daring (UBKD) yang padat membuat akses masuk terhambat.





 

Kepala SMK Negeri I Okaba berharap kedepannya fasilitas internet sekolah dapat ditingkatkan untuk menunjang proses belajar mengajar serta administrasi sekolah. Pada masa Pandemi Covid 19 ini SMK Negeri I Okaba tetap menerapkan pembelajaran luar jaringan (luring) serta guru kunjung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Walaupun di Kampung Es Wambi telah tersedia tower provider XL dan juga tower freehotspot Kominfo namun sebagian besar siswa tidak memiliki gadget Android sehingga tidak memungkinkan untuk proses belajar mengajar secara online atau daring. (Hidayat Baadilla/Khairina Soegono)

No comments