Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Polres Merauke Berhasil Ungkap Kasus Narkotika Jenis Ganja, 3 Pelaku Diamankan

Merauke | suaraburuhnasional.com - Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum didampingi Kasat Resnarkoba AKP Najamuddin, MH, dan Kasub...




Merauke | suaraburuhnasional.com - Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum didampingi Kasat Resnarkoba AKP Najamuddin, MH, dan Kasubag Humas Polres Merauke AKP Ariffin, S.Sos melaksanakan konferensi pers terkait keberhasilan mengungkap kasus Narkotika jenis Ganja, bertempat di lobi Mapolres Merauke, Kamis (26/11/2020).

Kapolres Merauke dalam rilis Humas Polres Merauke mengatakan bahwa peredaran Narkotika ini akan merusak generasi penerus bangsa Indonesia, sehingg pihaknya tidak segan untuk menindak tegas para pelaku.

“Saya di Aceh bisa ungkap 23 hektar tanaman ganja ini, yang membuat generasi kita semakin bodoh. Polres Merauke berkomitmen akan terus memberantas Narkotika jenis apaun hingga ke akar-akarnya, kita akan tindak tegas,” kata Kapolres Merauke, Untung Sangaji.

Kapolres turut menyampaikan apresiasi kepada Kasat ResNarkoba beserta anggotanya yang berhasil menangkap 3 pelaku Narkotika jenis ganja kemarin. “Ini keberhasilan kita mengungkap bisnis penjualan narkoba jenis ganja lewat media sosial," katanya.

Dari pengungkapkan itu, Polisi berhasil menyita Barang Bukti (BB) puluhan paket ganja siap edar. Kepolres Merauke AKBP Untung Sangaji menjelaskan, pihaknya menangkap tiga pria berinisial RF, WL dan SL di salah satu rumah pelaku di jalan Brawijaya, Rabu (25/11/2020), Ditambahkan Untung Sangaji, ketiga pelaku ditangkap tengah melakukan transaksi melalui media sosial. “Mereka ini sudah punya pasar sendiri, sasarannya siswa dan mahasiswa,”ungkapnya.





Sementara, Kasat Narkoba Polres Merauke AKP Najamudin menambahkan, dari penangkapan itu ditemukan barang bukti berupa 1 paket besar daun ganja yang masih basah, 5 paket ukuran sedang dan 17 paket ukuran kecil. "Mereka ini menjual paket dengan harga berfariasi, mulai dari harga Rp50 ribu hingga Rp500 ribu perpaket,” ungkap Najamudin. 

Ditambahkan Najamudin, ketiga pelaku ini sudah beroperasi sejak 6 bulan lalu. Mereka mempunyai peran masing-masing. Mulai dari pengambilan paket, pengedar dan penyedia tempat (rumah). “Ganja diambil dari Kabupaten Boven Digoel  berasal dari perbatasan Negara PNG, lalu dibawa lewat jalan darat ke Merauke,” ujarnya.

Ditambahkan Kasubbag Humas, Terhadap para pelaku dikenakan primer pasal 114 ayat (1) subsider psl 111 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 15 tahun. (Nasrun Labata/Hidayat Baadilla)

No comments