Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Di Tebing Tinggi, Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 Pertanggal 20 Desember 2020 Tinggal 7 Orang

Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com - Juru Bicara Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang juga Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, S.STP, M.S...




Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com - Juru Bicara Pemerintah Kota Tebing Tinggi yang juga Kadis Kominfo Dedi Parulian Siagian, S.STP, M.Si mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi yang masih tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan pandemi Covid-19. "Semua ini berkat disiplinnya masyarakat Kota Tebingtinggi dalam menjaga protokol kesehatan. Kita harapkan, masyarakat bisa mematuhi kembali protokol kesehatan tersebut," ujarnya.

Selain itu, lanjut Dedi, masyarakat harus  mematuhi 3 M, yaitu memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah, mencuci tangan menggunakan sabun pada air mengalir, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Apabila hal tersebut tetap dilaksanakan, maka angka terkonfirmasi positif Covid-19 akan terus bisa ditekan.

Kemudian, masyarakat jangan terlena dengan pandemi Covid-19 ini, tetap patuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh  pemerintah untuk menjaga masyarakatnya agar jangan terpapar," katanya mengingatkan. 

Terkait dibukanya sekolah pada tahun 2021 untuk sekolah tatap muka, hal tersebut masih dilakukan kajian oleh Pemerintah Kota Tebingtinggi, karena masih banyak tahapan dalam dilakukannya sekolah tatap muka, dimana harus ada kesiapan sekolah dalam memenuhi protokol kesehatan dan guru guru juga harus bebas dari paparan pandemi Covid-19.

Dalam lampiran keterangan yang disampaikan oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Tebingtinggi, untuk tanggal 20 Desember 2020, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Tebingtinggi sebanyak 7 kasus, sembuh sebanyak 171 kasus, sedangkan kasus meninggal sebanyak  12 kasus, suspec sebanyak 4 kasus dan habis masa pantau selama 14 hari sebanyak 2.254 orang," ungkap Dedi. (Alfian Haris)

No comments