Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Kunjungan Kerja Kepala BNPB Pusat Doni Monardo Ke Tebing Tinggi

Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com - Kepala Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) Pusat, Letjen TNI Doni Monardo didampingi Gubernur...




Tebing Tinggi | suaraburuhnasional.com - Kepala Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) Pusat, Letjen TNI Doni Monardo didampingi Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi memberikan bantuan kepada 10 Kabupaten Kota di Sumut yang terdampak banjir. Penyerahan bantuan senilai Rp 500 juta diterima 10 Kabupaten Kota sedangkan Provinsi Sumatera menerima bantuan Rp 1 millar di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi.

Kabupaten Kota yang berdampak banjir besar minggu lalu yang menerima bantuan Rp 500 juta, Kota Binjai, Kota Tanjung Balai, Kabupaten Deli Serdang, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Langkat, Kota Medan, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara serta Provinsi Sumut mendapat Rp 1 miliar.

Sebelum memberikan bantuan, Kepala BNPB Pusat, Letjen TNI Doni Monardo didampingi Gubsu Edy Rahmayadi, Wali Kota Tebingtinggi Ir. H. Umar Zunaidi Hasibuan, MM dan rombongan meninjau tanggul jebol Sungai Padang yang ada di Jalan Ikhlas, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi.

Kepala BNPB Pusat, Letjen TNI Doni Monardo megatakan, bantuan dari pihak BNPB Pusat kepada 10 Kabupaten/Kota dan Provinsi Sumatera Utara untuk penangganggulan pasca banjir diantaranya, untuk pelayanan kesehatan, makanan, sanitasi dan penanggulangan pasca banjir lainnya, diharapkan dengan adanya bantuan ini bisa memulihkan semangat ekonomi di daerah berdampak banjir di Sumut.

Sedangkan untuk protokol kesehatan penangan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo berharap kepada seluruh masyarakat Sumut untuk terus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan, masyarakat korban berdampak banjir harus tetap mematuhinya, jangan lagi ada klaster baru dilokasi pengungsian. 

"Masyarakat harus melakukan 3 M, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan menjaga jarak, ini sudah menjadi kewajiban masyarakat dalam menjalani masa tatanan baru," ucapnya. 

Kepada Kapolda, Pangdam, Gubernur Sumut, tenaga kesehatan dan tingkat Kabupaten/Kota diminta untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang penyebaran pandemi Covid-19, karena saat ini di Sumut tingkat penyebaran pandemi Covid-19 terus menunjukkan angka penurunan selama seminggu ini. Saya meminta agar hal ini bisa dipertahankan," harap Doni Monardo.

Doni Monardo menambahkan, Presiden RI, Bapak Joko Widodo berpesan agar kita jangan mengabaikan protokol kesehatan, masyarakat harus bisa mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19," sebutnya. 

Sedangkan terkait permasalahan banjir yang ditimbulkan oleh Sungai, lanjut Doni Monardo, pihak Kementerian PUPR telah melakukan peninjauan di beberapa lokasi banjir di Sumut. Jadi, penanganan jangka pendek adalah dengan melakukan pengerukan sedimentasi tumpukan lumpur di dalam sungai dan perbaikan tanggul-tanggul sungai yang rusak (jebol) akibat banjir.

"Kita akan melakukan normalisasi sungai, melakukan pengangkatan sedimen, pelebaran sungai dan melakukan perbaikan. Bukan hanya itu, oleh karena ada kerusakan di hulu sungai, kita juga akan melakukan revatilisasi di wilayah hulu dan ini semua harus berjalan,"ungkapnya.






Lebih lanjut disampaikan Doni Monardo, pihak BNPB Pusat juga akan memberikan bantuan bibit Vetiper untuk ditanam di sekitar daerah aliran sungai, karena pohon ini jika tumbuh besar akan tahan menahan tekanan air besar dan tidak bisa menggerus tanggul, karena akarnya kuat dan bisa menekan banjir tidak menyebar lebih luas," ujarnya. 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengucapkan terima kasih kepada pihak BNPB karena wujud kepedulian pasca banjir di beberapa wilayah di Sumatera Utara. "Di Sumatera Utara banyak melintang sungai, seperti di Kota Medan ada lima sungai besar yang melintangi kota Medan, jadi untuk penanggulangan, Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR Sudah memikirkan untuk membenahi sungai-sungai tersebut. Saya juga meminta kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk berpikir secara profesional, karena jika kita mengganggu alam, maka alam akan menggangu kita," kata Gubsu. Tampak hadir 10 Kepala Daerah Kabupaten Kota yang menerima bantuan, Forkopinda Tingkat Sumatera Utara dan Kabupaten Kota. (Alfian Haris)

No comments