Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

Alasan Covid 19, Kemenag Sergai Diduga Potong Dana BOS Madrasah Swasta Se Kab. Sergai

Serdang Bedagai | suaraburuhnasional.com - Adanya Pandemi Covid 19 yang masih melanda di berbagai wilayah di Indonesia, membuat pemerintah m...




Serdang Bedagai | suaraburuhnasional.com - Adanya Pandemi Covid 19 yang masih melanda di berbagai wilayah di Indonesia, membuat pemerintah melakukan refocusing sebagian anggaran untuk penangan pencegahan wabah Covid 19. Namuan upaya pemerintah dalam menyesuaikan anggaran Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) tetap menjadi prioritas untuk menyelamatkan dunia pendidikan.

Hal ini bertolak belakang dengan Kebijakan Kemenag bidang Pendidikan Agama. Seluruh Madrasah Swasta di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) diduga dipotong Dana BOS pada bulan September, Oktober, November dan Desember 2020.

"Keterangan ini saya dengar langsung dari Kamad (Kepala Madrasah) di ruang kantor bersama guru yang lain. Dari penjelasan kepala sekolah bahwasanya Dana BOS tidak dicairkan dari bulan September sampai dengan Desember 2020 dikarenakan wabah Covid-19, tetapi diberikan dana suntikan dari Kemenag yang besarannya tidak dapat memenuhi gaji pokok guru perbulannya, sehingga dana suntikan tersebut dibagi sama rata,"ungkap salah satu guru yang namanya tidak disebutkan, Minggu (3/1/2021).

Selanjutnya guru tersebut juga sempat menyakan hal tersebut kepada Bendahara BOS, dan mengatakan dana bos sekarang ini dipotong oleh kemenag. Dari informasi, sebelum terjadinya pemotonga gaji guru,saya juga dengar entah benar atau tidak, kepala sekolah se Kabubupaten Serdang Bedagai pernah dikumpulkan di tempat wisata Pantai Cermin oleh Kemenag Sergai.

Selanjutnya awak media ini mencoba menghubungi Kasi Pendis Kemenag Sergai Koima Siregar dan membalas lewat SMS nya,"Jumpai pak Darma kalau mengenai BOS". Usai kirim SMS singkat, dalam hitungan detik Nomor Hp awak media ini langsung diblokir Kasi Pendis, Jumat (8/1/2021) pukul 13.29 WIB.

Di hari yang sama, di tempat kerjanya Darma mejabat sebagai Staf Pendis di Kemenag Sergai, membantah keterangan tersebut. "Kita membagikan Dana BOS ini berdasarkan kuota berdasarkan dipa yang ada, kalau dipanya segitu ya kita bagi segitu, mana mungkin kita guna -gunakan itu, itu hak madrasah,"kata Darma.

Sebelumnya Darma membenarkan ada dilakukan pertemuan kepala sekolah - kepala sekolah dengan pihak Kemenag,"kalau pertemuan pasti ada, kita panggil pihak sekoah sebatas sosialisasi untuk sosialisasi pengambilan dana BOS, untuk pelaporan dana BOS,"pungkas Darma santai. Sedangkan mengenai adanya dana suntikan pengganti Dana BOS, juga dibantah Darma. (Heri)

No comments