Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Breaking News

latest

Diduga Ancam 2 Wartawan, Ahu Pemilik Bangunan Tanpa IMB Resmi Dilaporkan Ke Polres

Belawan | suaraburuhnasional.com - Diduga telah melakukan pengancaman akan mengkampak wartawan yang sedang melakukan tugas sebagai jurnalist...




Belawan | suaraburuhnasional.com - Diduga telah melakukan pengancaman akan mengkampak wartawan yang sedang melakukan tugas sebagai jurnalistik, seorang pengusaha kapal perikanan yang sedang mendirikan bangunan gudang disebut bernama Yap Sing Kek alias Aho alias Ahu, resmi dilaporkan kepada pihak berwajib Pores Pelabuhan Belawan, Selasa (19/1/2021).

Surat Laporan Polisi (LP) ditujukan kepada Kapolres Pelabuhan Belawan ditandatangani oleh dua orang wartawan yang menjadi korban pengancaman yakni Armen Tanjung dari Media Online Suara Rakyat RI 1 dan Z Limbong dari Media Online Radar.com itu, diterima oleh petugas SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian) Polres Pelabuhan Belawan, bernama Bripka Sinaga dan Bripka Sitorus. Selain laporan dugaan pengancaman yang diatur di dalam KUHP, juga berimplikasi terhadap pelanggaran Undang Undang No. 40 tahun 1999 Tentang PERS.

Saat menyampaikan pelaporan ke polisi tersebut, kedua wartawan yang tergabung di wadah organisasi wartawan Belawan Pers Club (BPC) mendapat pendampingan penuh dari rekan-rekan wartawan sesama anggota dan Ketua BPC.

Seperti diberitakan sebelumnya kronologis dugaan pengancaman tersebut adalah bermula dari adanya temuan kedua wartawan anggota BPC mengenai berdirinya bangunan 1 unit gudang di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan yang diduga tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Sebab tidak terlihat keberadaan papan plank IMB di sekitar lokasi bangunan. Padahal sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No. 3 tahun 2015 Tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan, bahwa hal itu wajib dilakukan.

Kedua wartawan tersebut lalu mencoba untuk menghubungi pemilik bangunan disebut-sebut bernama Tony. Lalu oleh Tony kedua wartawan diarahkan kepada Ahu (ayah Tony) untuk konfirmasi. Ahu yang coba dikonfirmasi kedua wartawan tersebut di Gudang Bengkel Pelabuhan Perikanan, Senin, 11 Januari 2021, menunjukkan sikap arogan dan tidak mau dikonfirmasi. Saat itu Ahu sedang berada di atas kapal ikan miliknya dan sedang memimpin para tukang yang merenovasi kapalnya.






"Saya lagi sibuk jangan diganggu", bentak Ahu kepada kedua wartawan. Karena Ahu sedang sibuk, kedua wartawan pun bergeser ke tepi kapal dan menunggu Ahu selesai kerja. Dan tidak berapa lama Ahu mendatangi kedua wartawan dan mengatakan,"kalau orang lagi sibuk jangan diganggu, nanti bisa kena kampak", bentak Ahu lagi sambil berlalu pergi. Dan sejurus kemudian Ahu kembali lagi mendekati salah satu wartawan (Armen) dan mengatakan,"cabut kau, kukampak kau nanti", ujar Armen menirukan Aku ucapan Ahu.

Dugaan pengancaman yang dilakukan Ahu terhadap wartawan yang sedang bertugas ini mendapat tanggapan serius dari beberapa elemen masyarakat, diantaranya seperti Formabes, Ketua BPC dan anggota DPRD Kota Medan. Senada menyarankan agar wartawan yang mendapat ancaman segera melapor ke Polisi. 

Bahkan disarankan agar kedua wartawan juga membuat pengaduan kepada anggota DPRD untuk digelar RDP (Rapat Dengar Pendapat) dan memanggil semua pihak terkait seperti Ahu pemilik bangunan, Camat Belawan, dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Kota Medan. (Nelson Srg/Tim BPC)

Tidak ada komentar