Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


Amara Enjoy Mewakili Seniman Sampaikan Aspirasi Pada Ketua DPRD Sergai

Serdang Bedagai | suaraburuhnasional.com - Mara Kumandra alias Amara Enjoy (29) warga Desa Kesatuan mendatangi gedung DPRD Sergai dan diteri...




Serdang Bedagai | suaraburuhnasional.com - Mara Kumandra alias Amara Enjoy (29) warga Desa Kesatuan mendatangi gedung DPRD Sergai dan diterima oleh Ketua DPRD Sergai dr M.Riski Ramadahan Hasibuan, di ruang kerja Ketua DPRD, Senin (8/2/2021) siang.

Kedatangan Amara tersebut untuk menyampaikan aspirasinya yang mewakili seniman di Kabupaten Serdang Bedagai mengenai aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat yang membuat gaduh di kalangan masyarakat.

Dalam penyampaian Amara kepada awak media mengatakan tujuan kita meminta kejelasan kepada DPRD aturan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Karena banyaknya isu-isu di luar yang beredar di masyarakat adanya larangan pesta bahkan mirisnya job kami banyak dibatalkan. Dan apa bila larangan ini dilanggar maka akan mendapat sangsi denda senilai dua juta rupiah pada yang melakukan pesta atau hajatan,”ujarnya.

Pada pertemuan saya tadi dengan Ketua DPRD mengatakan tidak ada larangan kepada masyarakat untuk menggelar pesta atau hajatan asalkan selalu tetap menjaga protokol kesehatan (prokes). Harapan kami dari pelaku seniman yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah agar memberikan kepastian tentang PPKM supaya masyarakat tidak resah dengan isu-isu di luar,”pungkas Amara kepada awak media.




Sementara itu Ketua DPRD Sergai, dr. M. Riski Ramadhan Hasibuan kepada wartawan menghimbau terkait PPKM, agar mengikuti Instruksi Gubernur Sumut dengan Nomor 188.54/2/INST/2021 Terkait Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). "Saya imbau juga agar tetap patuhi protokol kesehatan karena tugas Pemerintah bukan hanya penanganan Covid-19 melainkan pemulihan ekonomi nasional,"ujar Riski.

Dalam instruksi Gubernur Sumut itu diantaranya jam operasional tempat perbelanjaan/mall, restaurant, cafe, kuliner malam dan usaha lain sampai pukul 21:00 Wib. Untuk jam operasional usaha hiburan malam sampai pukul 22:00 Wib. Tempat ibadah diizinkan digunakan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan sosial dan keagamaan membatasi kapasitas 50%. Lebih diutamakan dilakukan secara daring. (Heri)

No comments