Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


Hasil Pemeriksaan Polisi, Pemukulan Fachrurozi Murni Masalah Pribadi

Serdang Bedagai | suaraburuhnasional.com - Setelah pelaku Inisiall MF (42) pemukulan Fachrozi ditangkap beberapa waktu lalu. Polres Sergai m...




Serdang Bedagai | suaraburuhnasional.com - Setelah pelaku Inisiall MF (42) pemukulan Fachrozi ditangkap beberapa waktu lalu. Polres Sergai melakukan Konferesi Pers (Konpers) di depan kantor Mapolres Sergai.

Pada konpers tersebut, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang menyampaikan kronologis insiden kejadian yang terjadi di cafe R2D beberapa waktu yang lalu dipicu hal sepele, korban menyenggol kaki pelaku MF (42) dan terjadi adu mulut yang berakhir dengan pemukulan.

Demikian disampaikan Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata dan Kasubbag Humas AKP Sopian kepada wartawan saat menggelar Konpress di halaman Mapolres Sergai, Senin (8/2/2021) sekitar pukul 18:30 WIB. “Ini murni masalah pribadi tidak ada unsur lain, bukan masalah OKP atau politik”tegas Kapolres.

Lanjut AKBP Robin Simatupang, dengan kesadaran sendiri pelaku MF diantarkan oleh pihak keluarga dan pengacaranya pada Senin (8/2/2021) sekitar pukul 10: 00 WIB, meski Polres Sergai sudah mengetahui pelaku namun karena korban menyadari atas perbuatannya dan menyerahkan diri .

“Dari kronologis kejadian yang terjadi Kamis lalu (4/2/2021) dini hari. Korban yang datang di cafe R2D di Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kab.Sergai. bersama-sama dengan pelaku MF, jadi pelaku hanya satu orang tidak benar ada pengeroyokan yang lebih dari satu orang,”kata Kapolres menjelaskan.

Usai peristiwa itu, lanjut AKBP Robin, korban langsung melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sergai. Bahkan malam itu petugas piket Reskrim Polres Sergai membawa korban untuk dilakukan visum ke RSUD Sultan Sulaiman Sergai.

Menurut dokter RSUD Sultan Sulaiman korban tidak disarankan untuk opname karena tidak sampai membuat korban, luka berat yang menimbulkan korban tidak bisa berjalan atau tidak mampu bekerja dan malam itu juga korban boleh kembali,”jelasnya.

Masih kata Kapolres, saat kejadian keesokan harinya Jumat (5/2/2021) Polres Sergai mengundang OKP untuk beraudiensi mengingat ada video yang menyudutkan OKP dari peristiwa itu. “Ini bukan masalah OKP atau Politis dan tiba-tiba muncul Polres Sergai tidak tanggap pada hal kita sudah menerima laporan korban bahkan sempat mencari korban karena tidak proaktif untuk kembali diperiksa hingga melalui rekan korban untuk memanggil korban bahkan hari itu juga dilakukan cek TKP dan ini merupakan tindakan yang sangat cepat,”beber Kapolres AKBP Robin. (Heri)

No comments