Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header Ad

Breaking News

latest

 


Jejak Rekam Sosial Kapolres Batu Bara Banyak Diikuti Komunitas Pemuda

Batu Bara | suaraburuhnasional.com - Jejak rekam sosial Kapolres Batu Bara banyak diikuti berbagai komunitas di Kabupaten Batu Bara, salah s...




Batu Bara | suaraburuhnasional.com - Jejak rekam sosial Kapolres Batu Bara banyak diikuti berbagai komunitas di Kabupaten Batu Bara, salah satunya komunitas pemuda yang di pimpin Kartini Batu Bara Wanazima bernama Rumah Edukasi dan Informasi Kab. Batu Bara terus melakukan bakti sosial kepada seluruh masyarakat yang tidak mampu dan para kaum dhuafa  juga fakir miskin serta anak yatim piatu di Kapbuten Batu Bara.

Dalam kiprahnya Wanazima bersama teman teman relawan para pemuda pemudi Kab. Batu Bara melakukan kunjungan dan membantu serta mengedukasi para masyarakat  dalam menangani kemiskinan maupun menolong warga yang kurang mampu.

Wanazima mengaku,"bahwa komunitas ini dibina oleh Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH dalam gerakan sosial untuk mengedukasi masyarakat membuat ekonomi masyarakat agar bisa lebih baik," ungkap Wanazima.

Saat kunjungan ke semua daerah di Kab. Batu Bara Wanazima tak jarang menemui berbagai macam persoalan masyarakat tentang kehidupan ekonomi maupun kehidupan masyarakat yang sangat tidak mampu, mereka bersama beberapa relawan yang ada akan melakukan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara berusaha dengan modal yang ada. "Hal ini kami lakukan sesuai dengan arahan pembina kami yang tak lain adalah sang  pejuang dhuafa bapak Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis, SH, MH,"ujar Wanazima.

Dilansir awak media, saat Komunitas Rumah Edukasi dan Informasi ini Wanazima bersama Kasubag Humas Polres Batu Bara AKP Nico Siahaan, SH, Mhum beserta rombongan melakukan kunjungan kepada warga miskin yang sempat viral di media sosial dengan judul Kursi rodaku seperti ini!!.

Para utusan Kapolres Batu Bara ini pun mengatakan,"memang benar kami hadir di kediaman ibu Nur Hasna (36) dengan anaknya yang bernama Ihkramsyah (11), kami melihat langsung dan sangat prihatin tentang keadaan Ikhramsyah yang menyandang Disabilitas dan melihat kursi rodanya yang tidak bisa berjalan lagi serta tempat duduk nya yang sudah di tambal kain sarung, saat ini pun kain sudah compang camping alias robek.

Anak seorang janda yang bekerja sebagai babu cuci inipun saat ini sedang sakit  hingga sering menangis merasakan sakit pada tubuhnya di karenakan kursi roda yang ia miliki tidak nyaman lagi di dudukinya, hal ini akan segera kami laporkan kepada Kapolres untuk di atensikan kursi roda baru kepada Ikhramsyah anak penyandang Disabilitas tersebut.

Menurut keterangan sang Ibu Nurhasana di masa masih ada ayahnya kami masih mampu untuk menghidupi keluarga kecil kami, saya memiliki 3 orang anak satu perempuan dan dua laki laki Ikhramsyah adalah anak ke 2 dari tiga bersaudara, sejak lahir Ikhram sudah seperti ini, ayahnya saat ini sedang menjalani hukuman di penjara sana akibat perbuatan orang tuanya suami saya yang jadi korban, saya berharap Pak Polisi bisa meringankan hukumannya di mana saat ini saya harus mencari nafkah sendiri tanpa ada bantuan dari orang lain dan keluarga suami saya.

Bekerja sebagai tukang cuci dan menjual gorengan menjadi usaha saya untuk menghidupi ketiga anak saya. Mohon sekali buat bapak Kapolres yang baik hati, kalaulah ada langkah lihatlah kami disini kasihan anak anak saya pak,”ungkap ibu Nur Hasanna kepada awak media, dan berharap utusan yang datang dari bapak Kapolres bisa membantunya. (Nelson/Bm)

Tidak ada komentar